Rekam24.com, Bogor – Guyuran hujan yang turun di sejumlah ruas jalan Kota Bogor dimanfaatkan sebagian orang untuk mencari peruntungan. Di tengah cuaca basah, sejumlah pengelap kaca mobil tampak bermunculan di beberapa persimpangan padat kendaraan, salah satunya di Simpang Terminal Baranangsiang.
Berbekal air hujan yang dicampur sabun pencuci piring, mereka menawarkan jasa mengelap kaca mobil. Dengan cepat, busa disapukan ke kaca depan, samping, hingga belakang kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah. Tak jarang, busa sengaja dibiarkan menutupi kaca untuk “memancing” perhatian pengemudi.
Namun, tidak semua pengemudi merespons. Saat kaca mobil tetap tertutup dan tak ada uang yang diberikan, terdengar celetukan bernada kesal dari para pengelap kaca tersebut.
Baca Juga : Trem di Kota Bogor Diuji Coba 2026
Pantauan di lapangan, dua orang pengelap kaca terlihat mondar-mandir di antara antrean kendaraan di Simpang Baranangsiang. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik lain, seperti Simpang Empang, Jalan Sholeh Iskandar, hingga kawasan Semplak.
Fenomena ini kerap muncul saat hujan turun dan arus lalu lintas melambat. Meski dianggap sebagai upaya mencari nafkah, keberadaan pengelap kaca di persimpangan jalan dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan pengendara dan keselamatan lalu lintas.










