Kenapa Tahun Baru Selalu Identik dengan Kembang Api?

Setiap malam pergantian tahun, langit selalu dipenuhi warna-warni kembang api. Dari kota besar hingga daerah

Rekam24.com, Jakarta – Setiap malam pergantian tahun, langit selalu dipenuhi warna-warni kembang api. Dari kota besar hingga daerah, tradisi ini nyaris tak pernah absen. Tapi, mengapa kembang api selalu jadi simbol Tahun Baru?

Tradisi kembang api berawal dari Tiongkok ribuan tahun lalu. Saat itu, suara ledakan dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Seiring waktu, kebiasaan ini menyebar ke berbagai negara dan digunakan dalam perayaan besar.

Dalam perayaan modern, kembang api dimaknai sebagai simbol harapan dan awal baru. Cahaya terang di langit melambangkan semangat baru, sementara dentumannya menandai berakhirnya tahun lama dan dimulainya tahun yang baru.

Baca Juga : Unggahan Curhatan Diduga Putri Ridwan Kamil Viral, Singgung Luka Keluarga dan Kepercayaan

Selain makna simbolik, kembang api juga menjadi sarana kebersamaan. Masyarakat berkumpul, menghitung mundur detik pergantian tahun, lalu menikmati momen bersama di bawah langit yang menyala.

Meski begitu, kini muncul kesadaran akan faktor keselamatan dan lingkungan. Beberapa daerah mulai membatasi penggunaan kembang api dan menggantinya dengan pertunjukan lampu atau drone. Namun, pesona kembang api tetap sulit tergantikan.

Hingga kini, kembang api masih menjadi ikon perayaan Tahun Baru. Bukan sekadar hiburan, tetapi simbol harapan, kebahagiaan, dan semangat menyambut hari esok yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *