Ngaku Anggota Polres–Polda, Enam Oknum Wartawan Peras Pengusaha di Cigudeg

Enam orang yang diduga oknum wartawan diamankan setelah tertangkap melakukan dugaan pemerasan terhadap seorang pengusaha di wilayah Kecamatan Cigudeg

Rekam24.com, Bogor – Enam orang yang diduga oknum wartawan diamankan setelah tertangkap melakukan dugaan pemerasan terhadap seorang pengusaha di wilayah Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Para pelaku diduga mengaku sebagai anggota Polres dan Polda untuk menakut-nakuti korban.

“Para pelaku mengaku sebagai anggota Polres dan Polda. Kami pastikan tidak ada keterlibatan anggota Polres Bogor maupun Polda dalam peristiwa ini,” tegas Kapolsek Cigudeg, AKP Budi Sehabudin

Budi menjelaskan, para pelaku datang ke lokasi usaha korban menggunakan satu unit kendaraan roda empat jenis Avanza Veloz. Mereka kemudian mengambil foto dan video aktivitas usaha korban sebagai bentuk intimidasi.

Baca Juga : UMK Bogor Rp5,16 Juta, Iklim Usaha Tetap Kondusif

“Mereka mengambil gambar dan video usaha korban, lalu digunakan untuk menekan korban agar mau memberikan sejumlah uang,” ungkapnya.

Dalam aksinya, para pelaku sempat meminta uang damai sebesar Rp100 juta agar korban tidak dibawa ke kantor polisi. Setelah terjadi negosiasi, nominal tersebut turun dan disepakati sebesar Rp35 juta.

“Saat negosiasi berlangsung, warga sekitar mengetahui kejadian tersebut dan langsung mengepung para pelaku. Untuk mencegah amuk massa, kami segera mengamankan yang bersangkutan ke Polsek Cigudeg,” kata AKP Budi Sehabudin.

Baca Juga : Ketua LVRI Bogor: Jangan Lupakan Sejarah Perjuangan Kapten Muslihat dan Pahlawan Lokal Lainnya

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan para terlapor guna proses hukum lebih lanjut.

Polsek Cigudeg mengimbau masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan aparat penegak hukum dan segera melapor apabila menemukan indikasi pemerasan, penipuan, atau penyalahgunaan profesi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *