Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mematangkan langkah untuk mewujudkan Integrated Command Control Center sebagai pusat data warga. Proyek ambisius ini kembali mendapat kucuran dana segar dari APBD 2026.
Setelah menganggarkan miliaran rupiah pada tahun-tahun sebelumnya, Diskominfo Kota Bogor kini menyiapkan alokasi tambahan lebih dari Rp4 miliar. Anggaran tersebut secara spesifik diperuntukkan bagi pembangunan sistem dan perangkat Integrated Command Control Center Fase 2A sebesar Rp3,7 miliar, ditambah dengan satu pos anggaran pendukung lainnya.
Kepala Diskominfo Kota Bogor, Rudiyana, menjelaskan bahwa tahapan ini merupakan kelanjutan dari perencanaan yang telah disusun tahun sebelumnya.
Baca Juga : Tragedi Berdarah di Sukaraja: Suami Habisi Nyawa Istri di Perumahan Ambar.
“Pada tahun 2025, Pemkot Bogor telah menyusun perencanaan konstruksi. Kemudian di tahun 2026 ini, kami mulai melaksanakan pembangunan fisik, sistem, serta pengadaan perangkat Command Center,” ujar Rudiyana.
Namun, pengumpulan data ini tidaklah instan. Diperlukan integrasi mendalam serta dukungan data dari wilayah-wilayah di Kota Bogor agar sistem dapat berjalan optimal.
Di sisi lain, proyek ini memicu diskusi mengenai efisiensi anggaran. Mengingat Kota Bogor sebenarnya telah memiliki program Single Window (Satu Data Kota Bogor), muncul pandangan bahwa optimalisasi sistem yang sudah ada seharusnya lebih diprioritaskan untuk menekan pengeluaran APBD yang cukup besar.









