Jazz Hujan 2026: Harmoni Intim di Kota Hujan, Dongkrak Ekonomi Kreatif Bogor

Kota Bogor kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat kreativitas dan budaya melalui peluncuran Jazz Hujan

Rekam24.com, Bogor – Kota Bogor kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat kreativitas dan budaya melalui peluncuran Jazz Hujan. Mengusung konsep intimate experience, gelaran ini bukan sekadar panggung musik biasa, melainkan sebuah ruang temu emosional yang hangat antara musisi dan penikmatnya di awal tahun 2026.

Inisiatif ini lahir dari tangan dingin Wali Kota Bogor, Dedie Abdu Rachim, bersama Ibu Yantie Rachim. Tujuannya jelas: menciptakan ikon baru bagi Kota Bogor yang mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif sekaligus menghidupkan kembali marwah musik jazz di tanah pasundan.

Wali Kota Bogor, Dedie  Rachim, menegaskan bahwa Jazz Hujan adalah strategi budaya untuk memperkuat sektor UMKM dan komunitas lokal.

Baca Juga : Macan Kemayoran Mengamuk di Tangerang, Persita Tak Berkutik

“Kami ingin musik menjadi ruang bertemunya seniman, pelaku UMKM, dan masyarakat, sehingga tercipta dampak ekonomi yang nyata dan berkelanjutan,” ujar Dedie.

Diselenggarakan oleh DF & Co dan SET Production, acara ini dipimpin oleh Dinna Fajrina sebagai Ketua Pelaksana sekaligus Promotor, dengan dukungan Harlan Bengardi sebagai Penasihat.

Dinna Fajrina menjelaskan bahwa “intimacy” adalah ruh dari acara ini. Baginya, kenyamanan penonton adalah prioritas utama, mulai dari penyambutan oleh petugas hingga interaksi di atas panggung.

Baca Juga : Pemkab Bogor Bangun Alun-alun di Tegar Beriman, Anggaran Rp11 Miliar Ditargetkan Jadi Kado HJB

Senada dengan itu, Harlan Bengardi melihat karakter Bogor yang romantis dan guyub sangat cocok dengan nafas musik jazz. “Jazz Hujan adalah jembatan antara manusia, kota, dan kenangan,” ungkap Harlan.

Jazz Hujan menampilkan deretan maestro dan talenta muda berbakat yang siap memanjakan telinga pengunjung, di antaranya,Indra Lesmana & Eva Celia, Chandra Darusman, Rafli Pradanto, Camone Sun, dan Agung Zulhen Trio, INFINTY, Aira, hingga penampilan memukau dari Serella Dance.

Selain menjadi tradisi baru, Jazz Hujan juga didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Idang Rasjidi, sosok legendaris yang memiliki andil besar dalam sejarah jazz Indonesia.

Dengan kolaborasi apik antara pemerintah, promotor, dan komunitas, Jazz Hujan 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kenangan sesaat, tetapi tumbuh menjadi agenda tahunan kebanggaan warga Bogor yang memberikan dampak nyata bagi identitas kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *