Kontras Teknologi dan Tragedi: Mengapa Jetour T2 yang Canggih Bisa Terbakar di Tol Jagorawi?

Mobil Jetour T2 baru saja meluncur dengan membawa segudang teknologi keselamatan mutakhir dan spesifikasi mekanis

Rekam24.com, Jakarta – Insiden kebakaran fatal yang melibatkan Jetour T2 di ruas Tol Jagorawi baru-baru ini menyisakan tanda tanya besar bagi publik. Pasalnya, SUV petualang ini baru saja meluncur dengan membawa segudang teknologi keselamatan mutakhir dan spesifikasi mekanis yang di atas rata-rata kelasnya.

Bagaimana mungkin sebuah mobil yang dirancang untuk medan ekstrem dan dibekali sistem keamanan digital tercanggih bisa mengalami kegagalan fatal hingga terbakar?

Spesifikasi Tangguh yang Seharusnya “Tahan Banting”
Secara teknis, Jetour T2 dibangun dengan standar tinggi. Mobil ini menggunakan mesin 2.000 cc T-GDI bertenaga 245 PS dengan perlindungan metal engine guard di bagian bawah untuk melindungi komponen vital dari benturan saat off-road.

Mobil Jetour T2, foto/Instagram
Mobil Jetour T2, foto/Instagram

Dari sisi keselamatan, Jetour T2 sudah dilengkapi dengan paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang sangat lengkap, meliputi:

Autonomous Emergency Braking (AEB): Seharusnya mampu meminimalisir benturan keras.

540° Surround Vision: Memberikan visibilitas total bagi pengemudi.

Baca Juga : 51 Jabatan Pemkot Bogor Kosong Setahun, Pelayanan Publik Terancam Lumpuh

Chipset Snapdragon 8155: Otak komputer yang mengelola seluruh sistem sensorik mobil secara responsif.

Analisis: Mengapa Mobil Modern Bisa Terbakar Saat Kecelakaan?
Meski memiliki spesifikasi “dewa”, sebuah kendaraan tetap memiliki risiko kebakaran dalam kecelakaan fatal karena beberapa faktor teknis yang melampaui proteksi fitur keselamatan:

Integritas Saluran Bahan Bakar: Jetour T2 memiliki tangki bahan bakar kapasitas besar (70 liter). Pada benturan kecepatan tinggi di tol, meski bodi boxy-nya kokoh, tekanan inersia dapat memicu keretakan pada saluran bahan bakar yang kemudian tersulut panas mesin atau percikan listrik.

Baca Juga : Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dampingi Bupati Cek Izin Perumahan di Sukamakmur, Sastra Winara Pinta Cabut Izin Pengembang Nakal

Sirkuit Listrik Kompleks: Dengan fitur melimpah seperti 12 speaker SONY dan layar 15,6 inci, mobil ini memiliki instalasi kabel yang sangat padat. Kerusakan pada sistem kelistrikan akibat benturan dapat memicu short circuit (korsleting).

Panas Mesin T-GDI: Mesin turbo menghasilkan panas yang sangat tinggi. Jika terjadi kebocoran oli atau cairan kimia akibat tabrakan, kontak dengan komponen turbo yang panas dapat memicu api dalam hitungan detik.

Harga dan Posisi Pasar
Ironisnya, Jetour T2 yang dibanderol mulai dari Rp 568 juta ini sebenarnya disiapkan sebagai SUV tangguh yang aman untuk perjalanan jauh. Dengan 10 mode berkendara dan kemampuan wading radar (deteksi kedalaman air), mobil ini seharusnya menjadi salah satu kendaraan paling kompeten di aspal maupun tanah.

Baca Juga : Mobil Terbakar di Tol Jagorawi, Wanita Lari Terbirit-birit Usai Ditabrak

Hingga saat ini, investigasi lebih lanjut masih diperlukan untuk menentukan apakah kebakaran disebabkan oleh malfungsi sistem atau murni akibat dampak benturan keras yang melampaui batas toleransi struktur kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *