Sempat Diisukan Tunda, Pemilihan Ketua LPM Kebon Pedes Dipastikan Digelar Hari Ini

Teka-teki mengenai pelaksanaan pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kebon Pedes akhirnya menemui titik terang

Rekam24.com, Bogor – Teka-teki mengenai pelaksanaan pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Kebon Pedes akhirnya menemui titik terang. Sempat diwarnai isu penundaan dan kontroversi, hasil rapat koordinasi pada Senin (16/2) malam memutuskan bahwa pemilihan akan tetap dilaksanakan pada Selasa besok.

Ketua RW 11 Kelurahan Kebon Pedes, Wawan Wahyudin, mengonfirmasi bahwa kesepakatan tersebut diambil setelah dilakukan pertemuan antara pengurus RT/RW, pihak Kelurahan, Camat, hingga unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

“Alhamdulillah, keputusan hari ini disepakati bahwa besok hari Selasa pemilihan tetap dilaksanakan. Meskipun statusnya adalah Pelaksana Tugas (PLT) karena masa bakti LPM yang lama sudah habis per hari ini,” ujar Wawan usai rapat yang berakhir sekira pukul 21.00 WIB tersebut.

Baca Juga : [LIVE] Link Live Streaming Pengumuman Hasil Sidang Isbat Ramadan 1447 H oleh Menteri Agama

Wawan tidak menampik bahwa sempat terjadi kegaduhan di tingkat bawah terkait rencana penundaan pemilihan. Hal ini sempat memicu kekhawatiran karena panitia sudah terlanjur menyebarkan undangan hak pilih kepada warga pada sore hari sebelumnya.

“Mendasari pertemuan malam ini adalah beredarnya isu tentang penundaan. Itulah mengapa kami semua diundang rapat setelah Magrib tadi untuk memastikan kepastian jadwal. Kami mengapresiasi Pak Camat, Pak Lurah, dan panitia yang akhirnya sepakat tetap berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Mengingat masa jabatan LPM lama berakhir tepat pada tanggal 16 Februari, pemilihan besok akan menentukan sosok yang akan memimpin pembangunan di Kebon Pedes. Diketahui terdapat dua kandidat yang akan bertarung memperebutkan suara, yakni, Incumbent (Ketua LPM lama), Pak Abi (Penantang).

Baca Juga : Menanti Hilal, Sidang Isbat Ramadan 2026 Digelar Besok Sore

Selaku perwakilan pengurus wilayah, Wawan menekankan bahwa siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu membawa perubahan signifikan, terutama dalam aspek keterbukaan anggaran dan pemerataan pembangunan.

“Harapan kami sebagai pengurus RT dan RW, ketua yang baru bisa memajukan Kebon Pedes baik dari segi fisik maupun non-fisik. Harus bisa kolaborasi dengan masyarakat dan birokrat, serta yang paling penting adalah transparan,” tegas Wawan.

Ia juga menitipkan pesan agar pembangunan ke depan tidak menumpuk di satu titik, melainkan merata dari RW 01 hingga RW 13.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *