Kasus Andrie Yunus Terungkap, KPMPD Puji Ketegasan Irjen Asep Suheri

Ketua Koalisi Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrasi (KPMPD) Aditya Pratama Hermon Sekaligus Kader GMNI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Metro Jaya

Rekam24.com, Jakarta – Ketua Koalisi Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrasi (KPMPD) Aditya Pratama Hermon Sekaligus Kader GMNI memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Metro Jaya atas keberhasilan mengungkap dan menangkap tersangka kasus penyiraman air keras yang menimpa aktivis masyarakat sipil baru-baru ini. Langkah cepat ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga ruang aman bagi demokrasi.

Ketua KPMPD Aditya Pratama Hermon sekaligus Kader GMNI menyatakan bahwa tindakan tegas di bawah arahan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Suheri, merupakan sinyal kuat bahwa negara tidak memberikan ruang bagi premanisme dan upaya pembungkaman suara kritis melalui kekerasan.

Ketua Umum Koalisi Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrasi menegaskan bahwa insiden penyiraman air keras merupakan bentuk teror fisik yang bertujuan untuk menciptakan ketakutan (culture of fear) di kalangan aktivis dan mahasiswa. Namun, keberhasilan Polda Metro Jaya dalam waktu singkat untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku telah mematahkan upaya intimidasi tersebut.

Baca Juga : Gaet Anak Disabilitas Bintangi Filmnya, Baim Wong: Mereka Butuh Kesempatan

“Kami mengamati dengan bersama bagaimana tim di bawah komando Irjen Pol. Asep Suheri bekerja secara profesional dan transparan. Penangkapan ini adalah jawaban atas keraguan publik dan pengembalian rasa aman terhadap masyarakat dalam menyampaikan Aspirasi dan kritik. Ini membuktikan bahwa negara hadir dan tidak kalah oleh aksi premanisme,” tegas Ketua Umum KPMPD dan juga Kader GMNI saat ditemui di Jakarta.

Dalam narasi yang disampaikan, KPMPD menyoroti kepemimpinan Irjen Pol. Asep Suheri yang dinilai sangat memahami urgensi perlindungan terhadap kebebasan berpendapat. Sebagai barometer keamanan nasional, stabilitas di wilayah hukum Polda Metro Jaya sangat bergantung pada rasa aman masyarakat dalam berekspresi.

Beberapa poin krusial yang menjadi catatan apresiasi PMPD antara lain:

Pemulihan Kepercayaan Publik: Keberhasilan ini mengembalikan kepercayaan mahasiswa dan pegiat demokrasi terhadap institusi Polri sebagai pelindung dan pengayom.

Baca Juga : Inara Rusli Ceritakan Saat Terpuruk Tak Bertemu Anak-anak: Fokus Hidupku Selalu Mereka

Tindakan tegas ini memberikan pesan keras kepada pihak manapun agar tidak melakukan tindakan anarkis atau kekerasan terhadap mereka yang memiliki pandangan kritis.

Kepemimpinan Irjen Pol. Asep Suheri dianggap sejalan dengan prinsip hak asasi manusia, di mana perbedaan pendapat tidak boleh direspon dengan serangan fisik.

Try Rahman Yusuf Sekretaris Jendral Koalisi Pemuda Mahasiswa Peduli Demokrasi dan juga kader PMII Meskipun tersangka telah diamankan, KPMPD mengajak seluruh elemen mahasiswa dan masyarakat sipil untuk terus mengawal kasus ini hingga mencapai meja hijau. Hal ini penting untuk memastikan bahwa motif di balik serangan tersebut terungkap secara terang benderang, termasuk jika ada aktor intelektual yang terlibat.

“Kami berdiri di belakang Polda Metro Jaya untuk menuntaskan kasus ini. Keberanian Irjen Asep Suheri dalam menindak tegas pelaku kekerasan terhadap aktivis adalah preseden baik bagi masa depan demokrasi kita,” Tri Rahman Yusuf Sekjend KPMPD.

KPMPD berharap agar semangat perlindungan terhadap masyarakat sipil ini terus dipertahankan, menjadikan Jakarta sebagai kota yang ramah bagi diskusi, kritik, dan dialektika demi kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *