Rekam24.com, Bogor – Kondisi jalan berlubang di wilayah Kota Bogor kembali menjadi sorotan publik setelah serangkaian kecelakaan lalu lintas dilaporkan terjadi akibat kerusakan jalan.
Ketua Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya, Beni Sitepu, mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk segera mengambil langkah tegas terhadap kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Beni menilai, penanganan infrastruktur jalan oleh Dinas PUPR belum maksimal sehingga membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Hal ini menyusul kecelakaan yang terjadi pada 13 Maret 2026, ketika seorang pengendara sepeda motor terjatuh akibat jalan berlubang di wilayah Bogor Timur.
Baca Juga : Kisah Pengajar Pesantren Asal Leuwiliang Bogor: Pertama Kali Ikut Program Gratis Demi Hemat Biaya
“Baru kejadian insiden serupa, gara-gara jalan berlubang, dan rusak, ada korban kecelakaan lokasi di kawasan Cikaret,” kata dia, Senin, 16 Maret 2026.
Ia menilai, kerusakan jalan yang tidak segera diperbaiki berpotensi menimbulkan kecelakaan baru dan membahayakan keselamatan masyarakat. Karena itu, pihaknya mendesak Pemerintah Kota Bogor untuk segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kepala Dinas PUPR.
Selain itu, KPP Bogor Raya juga berencana mengambil langkah hukum dengan melayangkan surat somasi kepada Kejaksaan Negeri Kota Bogor agar melakukan pengawasan serta penelusuran terkait dugaan kelalaian dalam pemeliharaan infrastruktur jalan yang dinilai membahayakan masyarakat.
Baca Juga : Warga Kemang Bogor Keluhkan Praktik Prostitusi Online di Rumah Kos
Beni juga meminta Wali Kota Bogor untuk segera mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya kelalaian dalam penanganan perbaikan jalan.
“Kami berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap jalan-jalan berlubang di Kota Bogor agar tidak kembali menimbulkan korban,” ujarnya.
KPP Bogor Raya menegaskan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan infrastruktur publik di Kota Bogor. Pemerintah daerah pun didorong untuk mempercepat perbaikan jalan rusak guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa di kemudian hari.










