Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mengerjakan pembangunan Alun-Alun Tegar Beriman di kawasan Cibinong. Proyek ruang publik tersebut ditargetkan rampung pada awal Juni 2026 agar dapat digunakan saat peringatan Hari Jadi Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan proses pembangunan telah memasuki tahap pelaksanaan setelah seluruh tahapan lelang selesai dilakukan.
“Lelang pengawasan sudah, lelang konstruksinya juga sudah ada pemenangnya. Peninjauan lapangan bersama sudah dilakukan, dan tahapan pengerjaan sudah mulai dilaksanakan. Target kontraknya selesai di awal Juni,” ujar Rudy.
Baca Juga : Kadishub Kota Bogor Perketat Pengawasan, Pelanggar Parkir Siap-Siap Dikempeskan
Ia berharap pembangunan alun-alun tersebut dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat sudah bisa memanfaatkannya pada momentum Hari Jadi Bogor.
“Mudah-mudahan pada saat Hari Jadi Bogor, alun-alun sudah bisa digunakan,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa menjelaskan bahwa alun-alun tersebut nantinya akan memiliki ikon utama berupa gapura yang terinspirasi dari peninggalan Kerajaan Pajajaran.
Baca Juga : Jukir Liar ‘Kuasai’ Pedestrian Untuk Parkir Pengunjung Mal Depan Kantor Pajak Akan Ditertibkan
Gapura tersebut disebut Tritong Buana, yang diyakini merupakan bagian dari simbol peninggalan kerajaan tersebut.
“Alun-alun dibuat memang yang menjadi ikonnya yakni gapura yang diyakini bagian dari peninggalan Kerajaan Pajajaran yang dinamakan Tritong Buana,” ujarnya.
Selain gapura, di dalam kawasan alun-alun juga akan ditempatkan kereta kencana yang menjadi bagian dari simbol budaya Kabupaten Bogor. Di bagian atas kereta tersebut akan terdapat mahkota Binokrasi.
Baca Juga : Isu Retak Dibantah, KPP Bogor Pasang Badan Jaga Kondusivitas ‘Bogor Beres’
Yudi menambahkan, kegiatan budaya Binokrasi juga akan kembali digelar pada April mendatang, seperti tahun sebelumnya melalui kirab mahkota Binokrasi.
“Tahun lalu kereta kencana belum jadi bersamaan dengan gapura. Mudah-mudahan nanti sudah bisa terlihat,” katanya.
Ia juga memastikan bahwa pembangunan gapura dan kereta kencana menggunakan material khusus, meski belum dapat dijelaskan secara rinci.
“Dipastikan ada material khusus, nanti kita lihat. Belum bisa disampaikan sekarang,” tandasnya
Keberadaan Alun-Alun Tegar Beriman diharapkan tidak hanya menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, tetapi juga menjadi pusat kegiatan budaya serta ikon baru Kabupaten Bogor.










