Amankan Mudik Lebaran 2026, Polres Bogor Siapkan 5000 Personel Gabungan

Polres Bogor menyiapkan lebih dari 5.000 personel gabungan dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026

Rekam24.com, Bogor – Polres Bogor menyiapkan lebih dari 5.000 personel gabungan dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2026. Operasi tersebut akan berlangsung mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Kapolres Bogor, Whika Ardilestanto mengatakan, ribuan personel tersebut terdiri dari 1.099 anggota Polres Bogor serta lebih dari 4.000 personel dari berbagai instansi terkait.

“Total personel lebih dari 5.000 orang. Terdiri dari 1.099 personel Polres Bogor dan dibantu lebih dari 4.000 personel dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, TNI, serta unsur masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Tiket Jakarta Sold Out! Film ‘Na Willa’ Siap Guncang 22 Kota Lewat Penayangan Spesial

Selain menyiapkan personel, Polres Bogor juga mendirikan sejumlah pos pengamanan di berbagai titik strategis. Tercatat sebanyak 14 pos pengamanan disebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor untuk memastikan kelancaran dan keamanan masyarakat selama masa mudik.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menyiapkan satu pos pelayanan yang berlokasi di rest area Gunung Mas. Pos tersebut akan memberikan berbagai layanan kepolisian bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.

Sementara itu, satu pos terpadu juga didirikan di Pos Hoegeng, Gadok, dengan konsep tematik untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Di lokasi tersebut tersedia berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, area istirahat, hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang disediakan melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

Baca Juga : Wujud Nyata Toleransi, Alumni USU Jabodetabek Peduli Gelar Bukber dan Santunan

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bogor juga melakukan pengecekan di Stadion Pakansari yang rencananya akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan salat Idulfitri oleh Pemerintah Kabupaten Bogor bersama masyarakat.

Terkait malam takbiran, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi di jalan raya karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau masyarakat agar menghindari kegiatan konvoi yang bisa memicu gesekan. Sebaiknya takbiran dilaksanakan di tempat ibadah atau kegiatan yang lebih bermanfaat,” jelasnya.

Baca Juga : Prilly Terharu, Film Danur: The Last Chapter Jadi Penutup 10 Tahun Perankan Risa

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama di kawasan jalur Puncak, Polres Bogor juga akan melibatkan relawan pengatur lalu lintas atau Supeltas di sejumlah titik rawan kepadatan. Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan tambahan 100 personel Brimob dari Kedung Halang serta 50 personel dari Samapta Baharkam Polri.

Polisi memprediksi lonjakan kendaraan justru akan terjadi pada hari pertama dan kedua libur Lebaran, ketika masyarakat mulai memanfaatkan waktu libur untuk bepergian. Oleh karena itu, berbagai langkah antisipasi telah disiapkan guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *