APBD Bogor 2026 Anjlok Rp3 Triliun, Rektor INDABI: Pengelolaan Pajak Lemah

Rektor INDABI, Ramlan Rosyad, angkat bicara menyusul anjloknya target pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)

Rekam24.com, Bogor – Rektor Institut Nida El-Adabi (INDABI), Ramlan Rosyad, angkat bicara menyusul anjloknya target pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor tahun 2026. Target yang semula dipatok pada angka Rp9–11 triliun, kini merosot tajam ke kisaran Rp7–8 triliun.

Ramlan menilai, meski perlambatan ekonomi nasional turut memberi andil, faktor internal dalam pengelolaan sumber pendapatan daerah tidak boleh diabaikan. Pemerintah Daerah dituntut untuk melakukan evaluasi serius terhadap strategi pemungutan pajak dan retribusi.

“Selain karena kondisi ekonomi yang menurun, pengelolaan dari sisi sumber-sumber pendapatan daerah harus lebih ditingkatkan lagi,” tegas Ramlan.

Baca Juga : Sentil Bupati Rudy, Rektor Institut Nida El-Adabi: Pendidikan dan Kesehatan Masih Tertinggal

Ia menyoroti banyaknya potensi pendapatan di Kabupaten Bogor yang masih “tidur” atau belum tergarap maksimal. Secara khusus, Ramlan menyentil kontribusi para pelaku usaha yang dinilai belum optimal dalam memenuhi kewajiban pajak maupun retribusi.

“Banyak pelaku usaha di Kabupaten Bogor yang belum serta-merta memberikan kontribusi optimal. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar potensi yang ada tidak menguap begitu saja,” jelasnya.

Menutup keterangannya, Ramlan mendesak aparatur pemerintah daerah untuk lebih cermat, proaktif, dan “jemput bola” dalam mengamankan pundi-pundi daerah.

Baca Juga : BRI KC Depok Salurkan TJSL Berupa Ambulance Untuk Yayasan Insan Peduli Sejahterah

Optimalisasi sumber pendapatan yang ada dianggap sebagai harga mati agar keuangan daerah tetap kokoh menyokong pembangunan.

“Pemda harus lebih maksimal mengupayakan pendapatan daerah dari sumber yang ada agar benar-benar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *