Rekam24.com, Bogor – Dua ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah, Kampung Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ambruk pada Minggu (1/2/2026) sore. Akibat insiden ini, pihak sekolah terpaksa mengalihkan aktivitas belajar mengajar ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Pihaknya baru menerima laporan dari staf desa setempat pada pukul 21.15 WIB.
“Bangunan yang ambruk merupakan ruang kelas 3 dan kelas 6. Penyebab utamanya adalah kondisi bangunan yang sudah rapuh dan mengalami pelapukan pada bagian konstruksi atap,” jelas Adam dalam keterangannya.
Baca Juga : Jasad Ananda Maulana Yusuf Ditemukan di Ciseeng Setelah 3 Hari Pencarian
Tim TRC BPBD Kabupaten Bogor yang tiba di lokasi pukul 22.05 WIB langsung melakukan kaji cepat dan sterilisasi area. Meski posisi bangunan berdekatan dengan permukiman, Adam memastikan tidak ada rumah warga yang terdampak maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Menariknya, ambruknya atap tersebut murni karena faktor usia bangunan, bukan dipicu cuaca ekstrem.
“Material bangunan belum dibersihkan dan saat ini sudah dipasang garis polisi guna mencegah warga atau siswa mendekat ke lokasi yang membahayakan,” tambahnya.
Langkah PJJ diambil sebagai solusi darurat agar hak pendidikan siswa tetap terpenuhi sementara menunggu renovasi dari instansi terkait. Penanganan di lokasi turut melibatkan personel gabungan dari Camat Gunung Putri, Polsek, Koramil, pihak sekolah, hingga relawan Destana.
Baca Juga : Jazz Hujan Resmi Jadi Ikon Budaya Kota Bogor
BPBD menegaskan perlunya penanganan segera terhadap struktur bangunan sekolah lainnya di wilayah tersebut untuk mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.










