Rekam24.com, Bogor – Memasuki malam ke-21 Ramadan, Kawasan Empang, Kota Bogor, berubah menjadi magnet spiritual bagi ribuan jamaah. Mereka datang berbondong-bondong dari berbagai penjuru, khususnya wilayah Jabodetabek, demi mengejar keberkahan malam Lailatul Qadar.
Fenomena tahunan ini menunjukkan antusiasme umat Muslim dalam menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan di lokasi yang memiliki nilai sejarah dan religiusitas tinggi. Salah satu titik utama yang dipadati adalah area di sekitar pemakaman tokoh agama atau yang dikenal warga sebagai makam keramat.
Abdullah (50), seorang jamaah asal Jakarta Timur, mengaku rutin menjalani “Safari Malam Ganjil” setiap tahunnya. Baginya, setiap malam ganjil memiliki destinasi spiritual yang sudah terjadwal.
Baca Juga : Bogor Siaga Satu! 500 Ribu Pendatang Diprediksi Serbu Kota Hujan Saat Lebaran 2026
“Ini sudah menjadi tradisi pribadi. Kalau malam 21 jadwalnya di Empang Bogor. Nanti malam 23, 25, atau 27, saya pindah lagi ke Kramat Kwitang atau lokasi religi lainnya,” ujar Abdullah yang sudah tiba di lokasi sejak waktu Zuhur.
Ia menambahkan, keberadaan makam tokoh ulama besar di Empang menjadi daya tarik utama yang membuat jarak bukan lagi penghalang.
“Ada daya tarik tersendiri. Kalau bukan karena nilai sejarah dan keberkahan di sini, tidak mungkin orang jauh-jauh dari Jakarta rela datang ke mari,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kawasan Empang terpantau padat merayap oleh kendaraan jamaah yang terus berdatangan menjelang pelaksanaan salat tarawih dan iktikaf.










