Rekam24.com, Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta para Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat, penuh kebersamaan dan semangat persatuan di halaman Gedung Sate, Senin (30/3/2025).
Kehadiran Bupati Bogor dalam forum ini menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi antar pemerintah daerah guna mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah di Jawa Barat.
Baca Juga : Potongan Kaki Manusia Ditemukan di Cariu dan Tanjungsari, Diduga Terkait Kasus Mutilasi di Bekasi
Momentum silaturahmi ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis dalam membangun kekuatan bersama antar daerah.
“Silaturahmi untuk mempererat sinergi dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah, bersama Gubernur Jawa Barat beserta Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah se-Jawa Barat dalam suasana hangat penuh kebersamaan dan semangat persatuan,” ungkap Rudy Susmanto.
Baca Juga : Peserta Trail Run di Babakan Madang Meninggal Dunia, Polisi: Diduga Akibat Kelelahan
Ditempat yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa tradisi silaturahmi merupakan bagian penting dalam memperkuat kebersamaan antar jajaran pemerintah.
Namun demikian, ia menekankan bahwa di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, seluruh aparatur pemerintah dituntut untuk lebih fokus pada kerja nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sebagai pemimpin yang dipilih rakyat, gagasan yang dibangun tidak boleh sekadar imajinatif, tetapi harus riil dan menjawab kebutuhan masyarakat, seperti pangan, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan,” ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga : Viral Pungli Jalur Paniisan, Kadisparekraf Bogor: Petugas Hanya Arahkan ke Pos Resmi
Ia juga menegaskan pentingnya pendekatan kerja yang taktis dan sederhana, yang berorientasi pada aksi nyata. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya dengan perencanaan dan wacana, melainkan harus diwujudkan melalui langkah konkret yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak harus selalu diklaim oleh pemerintah, melainkan cukup dibuktikan melalui perubahan nyata di lapangan. Dengan demikian, masyarakat akan menjadi pihak yang secara langsung merasakan sekaligus menyampaikan dampak dari pembangunan tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk terus meningkatkan kolaborasi, memperkuat sinergi, serta menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.










