Hard Gumay Ramalkan Ledakan Pariwisata 2026: Hewan Langka Ditemukan di Desa Terpencil, Jadi Rebutan Dunia!

Hard Gumay menyebut akan ada satu titik terpencil di Indonesia yang akan mengguncang dunia internasional yaitu adanya hewan langka

Rekam24.com, Jakarta – Setelah memprediksi berbagai peristiwa besar di tanah air, peramal kondang Hard Gumay kembali memberikan penglihatan mengejutkan terkait masa depan pariwisata Indonesia. Di tengah lesunya sektor wisata akibat bencana alam yang melanda beberapa wilayah seperti Sumatera Barat di tahun 2025, Gumay membawa kabar optimis untuk tahun 2026.

Bukan Bali, bukan Jogja, dan bukan Lombok. Gumay menyebut akan ada satu titik terpencil di Indonesia yang akan mengguncang dunia internasional.

Peramal, Hard Gumay, Foto/Youtube Deny Sumargo
Peramal, Hard Gumay, Foto/Youtube Deny Sumargo

Hard Gumay secara spesifik menggambarkan sebuah lokasi yang selama ini tidak pernah terdengar oleh telinga wisatawan, bahkan media sekalipun. Tempat ini terletak di sebuah kabupaten kecil dan terpencil yang jauh dari hiruk-pikir perkotaan.

Baca Juga : Bukan Sembarang Ramalan, Hard Gumay Sebut Diva Pop ‘S’ Berambut Bondol Bakal Nikah di 2026: Siapa Dia?

“Tempat ini tidak pernah terekspos, tidak pernah tereksplore. Tapi di 2026, desa ini akan menjadi pusat perhatian seluruh negara di dunia,” ujar Gumay dengan nada serius.

Ciri-ciri lokasi yang disebutkan meliputi, sebuah desa kecil yang dikelilingi hutan lebat dan pepohonan rindang, memiliki sebuah danau dengan air berwarna hijau tosca yang sangat jernih, terletak di provinsi yang selama ini pariwisatanya belum menjadi primadona utama.

Apa yang membuat tempat ini viral bukan sekadar pemandangannya, melainkan penemuan sosok hewan langka yang selama ini dianggap tidak ada atau baru pertama kali terekspos ke publik. Fenomena ini diprediksi akan membuat peneliti dan turis mancanegara berbondong-bondong datang ke Indonesia.

Baca Juga : Camp Hulu Cai: Destinasi “Healing” Premium di Bogor dengan Harga yang Masuk Akal

“Ada hewan langka yang baru terekspos di sana. Ini yang membuat dunia internasional menoleh ke kita,” tambah Gumay.

Menariknya, Hard Gumay juga melihat bahwa kemajuan pariwisata ini akan dipicu oleh seorang perempuan muda (usia ABG) yang pertama kali mengunggah atau memviralkan keberadaan tempat dan hewan langka tersebut.

Sosok perempuan ini diprediksi akan ikut menjadi ikon dan pusat perhatian media di tahun 2026. Berkat unggahannya, mata dunia akan tertuju pada desa kecil tersebut, yang kemudian mengangkat derajat pariwisata Indonesia ke level yang lebih tinggi setelah masa-masa sulit.

“Kalau tidak meleset, di 2026 ini akan menjadi tahun kebangkitan kita. Media akan menyorot perempuan ini dan tempat itu secara masif,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *