REKAM24JAM, Bekasi – Hutang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi, membuat resah masyarakat.
Kekhawatiran tersebut dikarenakan, kondisi keuangan RSUD saat ini tengah di landa krisis yang sangat serius dan adanya pemotongan gaji para pegawai.
Kecemasan itu dirasakan sejumlah keluarga pasien yang tengah menjalani pengobatan di rumah sakit milik pemerintah tersebut.
Salah satunya diungkapkan Fahmi Utomo (32), warga Kecamatan Bekasi Utara, yang saat ditemui tengah mengantar saudaranya berobat di RSUD Kota Bekasi.
“Sempat mendengar berita di TV bahwa RSUD punya utang sampai Rp70 miliar. Takutnya kan berdampak ke pelayanan, apalagi ini milik pemerintah,” kata Fahmi saat dikonfirmasi, Jumat 16 Januari 2026
Fahmi menuturkan, dengan adanya pemangkasan remunerasi pegawai, berpotensi mempengaruhi kinerja tenaga medis secara psikologis.
“Informasinya kan ada pemotongan juga dari karyawan. Khawatirnya pelayanan tidak maksimal yang diberikan oleh perawat atau dokter kepada pasien karena adanya pemotongan itu,” tegas dia.
Dirinya berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang mempunyai kewenangan, dapat memberikan solusi yang konkret agar persoalan keuangan RSUD tidak dibebankan kepada para pegawai.
“Harapannya ke depan RSUD bisa berikan solusi, jangan ada lagi utang dan pemotongan karyawan. Jangan sampai pelayanan terganggu karena mereka yang langsung ketemu pasien,” pungkas dia.***










