Rekam24.com, Bogor – Wali Kota Bogor akhirnya memberikan klarifikasi terkait absennya Wakil Wali Kota dalam sejumlah agenda resmi pemerintahan belakangan ini. Ia menegaskan bahwa ketidakhadiran pendampingnya tersebut murni dikarenakan faktor kesehatan, bukan isu lainnya.
Langkah ini diambil untuk meredam spekulasi yang berkembang di masyarakat, sekaligus memastikan bahwa mesin pemerintahan tetap bekerja secara optimal.
Merespons dinamika tersebut, Ketua Komunitas Pemuda Peduli (KPP) Bogor Raya, Beni Sitepu, mengimbau seluruh elemen pemuda di Kota Bogor untuk tetap menjaga kondusivitas. Ia menekankan pentingnya memperkuat soliditas demi mendukung keberlangsungan visi “Bogor Beres”.
Baca Juga : Sindikat ‘Polisi Palsu’ Jepang Digulung di Bogor, 13 WNA Diamankan Imigrasi
“Momentum ini harus menjadi penguat solidaritas, bukan ruang bagi perpecahan. Kami mengajak seluruh pemuda untuk tetap guyub dan solid menyukseskan visi misi Bogor Beres,” ujar Beni dalam keterangan resminya.
Beni menambahkan bahwa stabilitas pemerintahan adalah fondasi utama pembangunan yang berkelanjutan dan transparan. Baginya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai mitra kritis namun tetap konstruktif bagi pemerintah daerah.
KPP Bogor Raya menegaskan bahwa semangat “Bogor Beres” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk kolaborasi nyata. Organisasi kepemudaan dan elemen sipil didorong untuk proaktif menjaga persatuan di tengah situasi ini.
Baca Juga : Respon Isu Viral, Dishub Sterilkan Area Masjid Nurul Wathon dari Parkir Liar
Sebagai penutup, KPP Bogor Raya turut mendoakan agar Wakil Wali Kota segera pulih sehingga dapat kembali bertugas melayani masyarakat.
“Kota Bogor harus tetap maju, kompak, dan beres,” pungkasnya.










