Jalan Kota Bogor Bolong, PUPR Sebut Semua Daerah Sama Pemicunya Hujan

Diguyur hujan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan jalan jalan di Kota Bogor rusak. Bahkan beberapa titik yang baru saja di tambah sulam

Rekam24.com, Bogor – Diguyur hujan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan jalan jalan di Kota Bogor rusak.

Bahkan beberapa titik yang baru saja di tambah sulam oleh aspal kembali bolong.

Hal itu juga membuat pengerjaan dilakukan berkali kali bolong tambal sulam bolong tambal sulam padahal belum sebulan dilakukan tambal sulam

Baca Juga : Dua Tahun Tanpa Kepastian, LBH PMII Kota Bogor Ultimatum Polres Bogor Segera Tuntaskan Kasus!

Seperti di Jalan Kapten Muslihat, Jalan Veteran, Jalan Dewi Sartika, Jalan KS Tubun, Jalan Kh Abdullah Bin Nuh dan masih banyak jalan lainya.

Jika penyebabnya hujan namun mengapa ada jalan yang tahan lama?

Lalu bagaimana penjelasan PUPR Kota Bogor?

Baca Juga : Cegah Kecelakaan, Dinas PUPR Kota Bogor Prioritaskan Tambal Sulam di Titik Rawan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bogor Juniarti Esti Ningsih mengatakan terkait kualitas aspal pihaknya sudah melakukan uji laboratorium sebelum diterapkan.

Ia menilai, bahwa hujan ekstrem menjadi penyebab jalan bolong.

“ada cek laboratoriumnya juga untuk kualitas aspalnya. Musuhnya aspal ini kan memang air hujan apalagi kan kalau hujan terus-terusan saja sudah rusak semua nih jalan,” ucapnya.

Baca Juga : Vokalis Element Lucky Widja Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun

Ia menyebut bahwa terkait aspal itu di mana-mana baik jalan daerah, jalan provinsi atau jalan nasional rusak akibat terus menerus diguyur hujan.

Selama ini Pemkot terus melakukan perbaikan namun kondisinya terus menerus hujan.

Meski demikian pihaknya terus melakukan perbaikan.

Baca Juga : Hyundai Palisade Terguling di Exit Tol Baranangsiang Dini Hari, Diduga Akibat Kurang Hati-hati

“Ya sementara kita Kita perbaiki, kita tambel dulu lah daripada membahayakan. Baru nanti 2026 awal setelah agak musim kemarau baru kita layer lagi. Itu ya. Oke. Ya nanti yang rusak kita perbaiki cuma paling ditambal dulu karena memang hujannya juga cukup ekstrim ya,” ujarnya.

Untuk jalan provinsi dan jalan nasional pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah Jawa Barat dan Pusat.

Namun jika kedua instansi tersebut belum juga memperbaiki pihak kota akan membantu tambal sulam dengan apbd.

“Iya jadi Jalan Nasional kita komunikasi dengan PPK 52 dulu. Kalau misalnya memang PPK 52 memang tidak bisa melaksanakan secepatnya ya kita APBD mencoba ke sana membantu. Cuma kan kalau masyarakat ini kan enggak tahu tahunya itu Kota Bogor, padahal kewenangan jalan kan masing-masing sudah ada,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *