Joli-Joli Warnai Perayaan Cap Go Meh di Surya Kencana Bogor

CGM di kawasan Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, kembali diadakan dengan melibatkan tradisi Joli-Joli sebagai bagian dari rangkaian kegiatan

Rekam24.com, Bogor – Perayaan Cap Go Meh (CGM) di kawasan Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, kembali diadakan dengan melibatkan tradisi Joli-Joli sebagai bagian dari rangkaian kegiatan. Tahun ini, acara dilaksanakan secara lebih sederhana, sesuai dengan situasi bulan Ramadan.

Salah satu Protokoler, Harsya menjelaskan, kegiatan yang berlangsung merupakan bagian dari persiapan Joli-Joli sebelum parade utama Liong dan Barongsai.

“Ini lagi persiapan untuk Joli-Joli. Memang tradisi sebelum mulai Cap Go Meh itu ada Joli-Joli dari masing-masing vihara untuk berkeliling,” ungkapnya saat diwawancara di lokasi, Selasa (3/3).

Baca Juga : Skenario Palsu Sopir Ekspedisi, Ngaku Dibegal, Ternyata Gelapkan 285 Karton Susu

Ia menjelaskan, parade Liong dan Barongsai akan digelar setelah waktu salat Tarawih, sekitar pukul 20.30 WIB.
Sementara itu, prosesi Joli-Joli dilakukan sejak siang hari hingga menjelang waktu berbuka puasa.

“Untuk tahun ini kami tidak mengundang banyak peserta seperti tahun-tahun sebelumnya.
Biasanya dari seluruh Jabodetabek ikut serta, tapi sekarang hanya dari vihara yang ada di Kota Bogor,” jelasnya.

Joli-Joli yang terlibat berasal dari sejumlah vihara di Bogor, seperti Vihara Dhanagun, Vihara Dharmakarya, Vihara Buddhasena, dan Vihara Mahabodhi. Prosesi ini merupakan bagian dari ritual yang dilakukan sebelum parade besar digelar.

Baca Juga : Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 33 Botol Miras Tanpa Izin Saat Patroli Ramadhan

Salah seorang pengunjung, Linda yang berasal dari Ciluar mengatakan bahwa ia tetap tertarik mengikuti tradisi tahunan tersebut.

Ia menyebut Joli-Joli sebagai “Kembang Tua Pek Kong” yang bagian dari ritual.

“Setiap tahun ada. Tapi sekarang nggak keluar seperti biasanya karena bulan puasa. Biasanya kan keluar ke jalan,” katanya.

Menurutnya, suasana tahun ini terasa berbeda dibanding tahun sebelumnya.
Prosesi lebih banyak dilakukan di dalam area vihara sehingga terasa lebih padat.

Baca Juga : Tak Banyak Bicara, Inara Rusli Pilih Kirim Doa untuk Mantan Suami

“Di dalam sempit, tadi saja saya sempat kedorong. Kalau di luar lebih enak,” ujarnya.

Pengunjung tersebut juga mengungkapkan bahwa siapa pun dapat mengikuti prosesi, tanpa ada batasan khusus.

Joli-Joli digotong dan digerakkan oleh sejumlah orang, sementara peserta lain mengikuti gerakannya sebagai bagian dari ritual.

Meski digelar secara lebih sederhana, perayaan Cah Go Meh di Surya Kencana tetap menarik minat warga maupun wisatawan.

Tradisi lintas budaya ini mencerminkan toleransi serta kebersamaan masyarakat Kota Bogor, terlebih pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Ramadan.

Harsha berharap rangkaian acara berjalan lancar hingga parade malam hari dan tetap mampu menghadirkan semangat kebersamaan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *