Rekam24.com, Jakarta – Umat Muslim di seluruh penjuru tanah air tengah bersiap menyambut malam pertama salat Tarawih Ramadan 1447 H yang jatuh pada Rabu malam (18/2). Menjelang pelaksanaan ibadah sunnah muakkad ini, suasana masjid-masjid mulai berbenah untuk menyambut jutaan jamaah yang ingin menjemput rida Ilahi di gerbang bulan suci.
Di balik antusiasme yang mulai terasa, malam perdana Tarawih menyimpan keutamaan (fadhilah) luar biasa yang menjadi magnet spiritual bagi umat Islam. Merujuk pada kitab klasik Durratun Nasihin karya Syekh Usman bin Hasan bin Ahmad asy-Syakir al-Khubawi, ganjaran bagi mereka yang mendirikan salat di malam pembuka ini sangatlah menyentuh hati.
Baca Juga : Demi Mentalitas, Garuda Asia Wajib Lalui 17 Laga Internasional Sebelum Piala Asia.
Dalam kitab tersebut dijelaskan:
“Pada malam pertama, keluarlah dosa orang mukmin (yang melakukan salat Tarawih) sebagaimana ibunya melahirkannya ke dunia.”
Janji ampunan ini menjadi pengingat bagi setiap muslim bahwa Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan kesempatan emas untuk melakukan “reset” spiritual secara total. Keutamaan menjadi suci layaknya bayi yang baru lahir mencerminkan betapa luasnya kasih sayang Allah SWT bagi hamba-Nya yang mengawali Ramadan dengan keimanan dan ketulusan.
Baca Juga : Jelang Ramadan, Bupati Bogor Instruksikan Perbanyak Gerakan Pangan Murah di Desa Kurang Mampu
Pantauan di berbagai kota menunjukkan persiapan masjid yang maksimal, mulai dari pengaturan saf hingga fasilitas ibadah. Para jamaah dari berbagai kalangan usia diprediksi akan memenuhi masjid-masjid nanti malam dengan satu harapan besar: mengawali perjalanan Ramadan dengan lembaran putih tanpa noda dosa.
“Malam pertama adalah penentu ritme ibadah kita selama sebulan penuh. Mengetahui ada fadhilah bahwa kita bisa kembali suci seperti bayi tentu menjadi motivasi besar bagi kami untuk hadir lebih awal di masjid nanti malam,” ujar salah satu calon jamaah di kawasan Jakarta Pusat, Rabu sore (18/2).
Dengan keutamaan yang begitu dahsyat, malam pertama Tarawih nanti akan resmi menjadi gerbang pembuka bagi perjalanan spiritual panjang menuju hari kemenangan yang fitri.










