Rekam24.com, Bogor – Insiden kebakaran melanda sebuah kendaraan roda empat di Jalan Raya Cibeureum, RT 03/RW 03, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Selasa (13/10/2026) siang. Mobil yang diduga mengangkut BBM jenis bensin tersebut hangus terbakar di pinggir jalan hingga memicu kepanikan warga sekitar.
Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. Sebuah mobil berplat nomor F 1159 PM mendadak berhenti di bahu jalan. Tak lama kemudian, tiga orang penumpang keluar dari dalam kendaraan dengan kondisi panik dan langsung melarikan diri, meninggalkan mobil yang mulai mengeluarkan asap tebal hingga akhirnya terbakar hebat.
Kepala Bidang Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengonfirmasi insiden tersebut. Pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga setempat.
Baca Juga : Uji Coba AI Indonesia di Kota Bogor, Transformasi Sekolah Pintar Berbasis Efisiensi Energi dan Manajemen
“Laporan masuk ke Mako pada pukul 12.43 WIB. Tim Regu 3 dari Pos Sukasari langsung kita kerahkan ke lokasi dengan merespons cepat. Dalam waktu sekitar 10 menit, petugas sudah tiba di TKP dan langsung melakukan tindakan pemadaman,“ ujar M. Ade Nugraha saat dikonfirmasi Rekam24.com.
Menurut keterangannya, kendaraan tersebut mengangkut muatan yang sangat mudah terbakar, yakni delapan jeriken berisi bensin serta satu unit alat pompa BBM. Hal ini yang diduga membuat kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh badan mobil.
Diduga kuat, sumber api berasal dari area dalam kabin mobil yang menyambar muatan bensin. Kerugian materiel akibat musibah ini ditaksir mencapai Rp100 juta.
Baca Juga : Jaro Ade Optimistis Kabupaten Bogor Rebut Kembali Juara Umum Porprov 2026, Siapkan 1.508 Atlet
Petugas Damkar yang diterjunkan, dibantu oleh gabungan personel Redkar Kota Bogor, Damkar Kabupaten Bogor, serta anggota Polmas, bertindak siaga dengan perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Langkah ini dilakukan guna mengisolasi titik api agar tidak merambat ke pemukiman dan bangunan di sekitar lokasi kejadian.
“Proses pemadaman utama memakan waktu sekitar 10 menit, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan selama 20 menit untuk memastikan tidak ada sisa ketebalan api yang berpotensi menyala kembali. Kondisi akhir di lokasi sudah aman dan terkendali,” tambah Ade.
Meski tiga orang penumpang dikabarkan melarikan diri, insiden ini mengakibatkan dua orang warga (seorang pria dan wanita) mengalami luka bakar di bagian kaki dan punggung. Kedua korban telah dievaluasi dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat oleh aparat Polmas untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Saat ini, kasus kebakaran armada pengangkut BBM tersebut telah ditangani oleh pihak berwenang guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti munculnya percikan api di dalam kendaraan.






