Rekam24.com, Bogor – Polresta Bogor Kota resmi melepas keberangkatan 300 warga dalam program mudik gratis menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H. Seremonial pemberangkatan berlangsung khidmat di Alun-Alun Kota Bogor pada Senin (16/3/2026) pukul 16.00 WIB.
Program ini merupakan hasil kolaborasi solid antara kepolisian, Pemerintah Kota Bogor di bawah pimpinan Wali Kota Dedie A. Rachim, Dandim, Dishub, Jasa Raharja, serta jajaran Forkopimda dan dukungan para donatur. Sinergi ini bertujuan memfasilitasi masyarakat agar dapat pulang kampung dengan aman dan tanpa beban biaya.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, menjelaskan bahwa prioritas utama program ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas. Dengan beralih dari sepeda motor ke bus, risiko kecelakaan akibat kelelahan maupun fenomena microsleep dapat diminimalisir secara signifikan.
Baca Juga : Jelang Mudik Gratis, Kadishub Sidak Kelaikan Bus di Baranangsiang
Rute dan Armada Pada pemberangkatan kali ini, disiapkan 6 armada bus yang terbagi ke dalam dua jalur utama, 3 Unit Bus: Tujuan Semarang (Jalur Utara), 3 Unit Bus: Tujuan Cilacap (Jalur Pantai Selatan).
Meski memiliki tujuan akhir tetap, petugas memberikan fleksibilitas bagi pemudik. “Masyarakat bisa turun di kota-kota yang dilalui, seperti Pemalang, Tegal, hingga Brebes. Kami persilahkan,” ungkap Rio. Ia juga menambahkan akan melihat antusiasme warga untuk kemungkinan pembukaan gelombang kedua.
Layanan Tambahan: Titip Kendaraan & Patroli Tak hanya transportasi, Polresta Bogor juga memberikan jaminan keamanan bagi warga yang mudik. Pihak kepolisian menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor polisi dan mengintensifkan patroli rumah kosong untuk mencegah tindak kriminalitas selama ditinggal penghuninya.
Baca Juga : Rakercab Pramuka Kota Bogor 2026 Momentum Transformasi
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Namun, ia tetap mengingatkan warga untuk waspada secara mandiri. “Pastikan mematikan aliran gas, PAM, dan listrik sebelum berangkat. Dengan pantauan tim gabungan, harapannya masyarakat bisa mudik dengan tenang,” pesan Dedie.










