Rekam24.com, Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor berencana membangun alun-alun kabupaten di kawasan Tegar Beriman, Cibinong. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya penataan dan transformasi wajah ibu kota kabupaten agar lebih terbuka, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jantika, menyampaikan bahwa hingga saat ini Kabupaten Bogor belum memiliki alun-alun sebagai ruang publik utama. Karena itu, Bupati Bogor mendorong pembangunan alun-alun yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas publik di sekitarnya sebagai satu kesatuan kawasan.
“Itu memang mau didorong untuk menjadi satu konsep kesatuan mulai dari taman siliwangi, masjid baitul faizin, lapangan tegar beriman, Cibinong setu plaza sampai nyebrang ke siliwangi teater itu satu kesatuan,” ujar Ajat.
Baca Juga : Pasar Petani Garuda Mulai Dioperasionalkan, Bupati Bogor Dorong Penguatan Petani dan Ketahanan Pangan Daerah
Menurut Ajat, pembangunan alun-alun ini merupakan proyek strategis daerah karena membawa nilai perubahan jangka panjang bagi Kabupaten Bogor.
“Jadi mentranformasikan suatu kota itu yang didorong oleh pak bupati. Selama puluhan tahun kan kita belum punya, sehingga itu menjadi bagian proyek strategis untuk tahun ini karena ada nilai yang membawa perubahan kedepan seperti apa,” katanya.
Ia menjelaskan, tugas pemerintah daerah adalah menciptakan kota yang baik, nyaman, dan disukai masyarakat melalui penyediaan fasilitas publik yang memadai.
Baca Juga : Retak Tergerus Hujan, Perkerasan Jalan Saleh Danasasmita Berupa Tanah Merah dan Makadam
“Macem-macem nanti lihat, jadi kan gini kami kan pemda itu tugasnya membuat kota yg baik, membuat kota yang nyaman, membuat kota yang disukai oleh masyarakatnya. Salah satunya adalah fasilitas seperti itu,” ujarnya.
Ajat mencontohkan antusiasme masyarakat terhadap Taman Siliwangi, perbaikan Masjid Baitul Faizin, serta ramainya aktivitas di Lapangan Tegar Beriman dan Cibinong Setu Plaza, terutama saat car free day.
“ketika kita buka taman siliwangi org antusias sekarang kita perbaiki baitul faizin ada eskalatornya, kegiatan masjid lainnya, lapangan itu kan setiap hari begitu banyak, begitu juga setu plaza apalagi setiap minggu ada car free day itu kan nilai tambah yang luar biasa,” katanya.
Baca Juga : Retak Tergerus Hujan, Perkerasan Jalan Saleh Danasasmita Berupa Tanah Merah dan Makadam
Ia menambahkan, konsep yang diusung Bupati Bogor adalah menggeser area yang sebelumnya bersifat privat menjadi ruang publik agar benar-benar bisa diakses masyarakat.
“Yang paling menonjol itu menggeserkan area private menjadi area publik itu yg paling mendasar,” tegasnya.
Saat ini, dokumen engineering design (DED) pembangunan alun-alun telah rampung dan proses pelelangan konstruksi tengah berjalan, dengan anggaran sekitar Rp11 miliar dan ditargetkan mulai dikerjakan pada Februari.
“Mimpinya itu menjadi kado Hari Jadi Bogor (HJB) pengennya begitu,” pungkas Ajat.










