Rekam24.com, Bogor – Alokasi anggaran perjalanan dinas pimpinan DPRD Kota Bogor tengah menjadi perhatian. Total anggaran sebesar Rp2,8 miliar disiapkan untuk membiayai agenda kunjungan kerja (kunker) Ketua dan Wakil Ketua DPRD sebanyak 240 kali dalam satu tahun.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Lia Kania Dewi mengatakan anggaran tersebut mencakup berbagai komponen kegiatan, mulai dari paket rapat (meeting) hingga perjalanan dinas ke luar kota.
“Secara garis besar kode rekening perjalanan dinas itu, termasuk di dalamnya adalah kegiatan-kegiatan paket meeting dan perjalanan ke luar kota Bogor. APBD dirancang sebagai perencanaan anggaran selama 1 tahun,” ujar Lia.
Baca Juga : 6 Bulan Tanpa Penahanan, Kasus Pengeroyokan DPRD Bekasi Disorot Korban
Meski demikian, rincian serapan anggaran terkini serta dampak nyata dan publikasi hasil kunker tersebut bagi masyarakat luas masih terus dikaji efektivitasnya. Hal ini sejalan dengan dorongan publik agar setiap kegiatan kedewanan dapat diakses secara transparan.
Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan langkah konkret dalam efisiensi anggaran operasional melalui pengadaan kendaraan listrik. Saat ini, sebanyak 10 unsur pimpinan di lingkungan Pemkot Bogor telah menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas.
Baca Juga : Dishub Bogor Tindak Tegas Parkir Liar, Kendaraan Diderek ke Stadion Pakansari
Kebijakan ini diambil berdasarkan instruksi Wali Kota Bogor untuk menekan ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) dan meningkatkan efisiensi belanja daerah.
“Ke depan, kebijakan pengadaan kendaraan akan berbasis energi listrik. Ini sesuai dengan kebijakan untuk mendukung hemat energi BBM dan efisiensi anggaran,” ujar Lia.










