Rekam24.com, Jakarta – Dunia hiburan tanah air berduka. Penyanyi berbakat Vidi Aldiano menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (7/3/2026) sore, setelah enam tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh sang ayah, Harry Aprianto. Melalui pesan singkat, Harry menyebut putra tercintanya berpulang dengan tenang di hadapan keluarga besar.
“Telah wafat anak saya: Oxavia Aldiano bin Harry Aprianto. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat jalan menuju cahaya ilahi, Nak,” tulis Harry.
Baca Juga : Duka Mendalam, Denny Sumargo Bagikan Pesan Terakhir Vidi Aldiano Sebelum Berpulang
Sebelum tutup usia, kondisi kesehatan pelantun lagu “Status Palsu” ini memang dikabarkan menurun drastis. Penampilan fisik Vidi yang terlihat jauh lebih kurus sempat mencuri perhatian publik pada akhir 2025 lalu. Namun, kala itu Vidi menanggapinya dengan tegar.
“Gendut atau kurus, yang penting sehat. Semoga saya bisa sehat terus,” ungkap Vidi saat ditemui di Jakarta Pusat, medio Oktober 2025.
Vidi pertama kali divonis mengidap kanker ginjal pada 2019. Sejak saat itu, ia rutin menjalani pengobatan hingga ke Penang, Malaysia. Menariknya, tepat di tahun keenam perjuangannya, Vidi sempat mengunggah refleksi mendalam di media sosialnya.
Baca Juga : Ketua DPRD Adityawarman Adil Dukung Bappenda Kota Bogor Jemput Bola Optimalkan PAD
Bukannya meratapi nasib, Vidi justru menyebut penyakitnya sebagai “hadiah” yang mengubah cara pandangnya terhadap dunia.
“Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker. Banyak perubahan sejak hari itu. Banyak prioritas berubah, mindset bergeser, dan cara aku melihat dunia,” tulis Vidi pada Desember 2025.
Dalam curhatan terakhirnya itu, Vidi mengaku telah sampai pada titik ikhlas yang paling dalam. Ia bersyukur karena melalui penyakit tersebut, ia belajar makna kesabaran dan arti mencintai orang-orang secara tulus.
“Terima kasih Kanker, karena kamu aku belajar banyak. Arti kesabaran, arti berserah, arti ikhlas, dan arti mencintai orang-orang yang genuine sepenuhnya,” pungkasnya.










