PMII UIKA Bogor Gelar Mapaba Raya 2026, Cetak Kader Mahasiswa Kritis dan Lihai di Era Digital

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Ibn Khaldun (PK PMII UIKA) Bogor resmi menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Raya 2026., Foto/Isitmewa
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Ibn Khaldun (PK PMII UIKA) Bogor resmi menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Raya 2026., Foto/Isitmewa

Rekam24.com, Bogor – Di tengah pesatnya laju teknologi, Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Ibn Khaldun (PK PMII UIKA) Bogor resmi menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Raya 2026.

Agenda kaderisasi skala besar ini berlangsung selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Oktober 2026, berlokasi di Kompleks Pusdiklat Cinagara, Bogor. Tahun ini, panitia mengusung tema besar: “Reaktualisasi Nilai Pergerakan sebagai Navigasi di Era Digitalisasi.”

Bacaan Lainnya

Mapaba Raya tak hanya diposisikan sebagai pintu gerbang administratif untuk menjadi anggota PMII. Lebih dari itu, forum ini dirancang sebagai kawah candradimuka untuk menggembleng karakter, menajamkan daya kritis, serta memperluas wawasan kebangsaan mahasiswa.

Baca Juga : Bawa Baterai 10.000 mAh & Rekor Dunia, Vivo V80 Lite 5G Siap Menggebrak Pasar Indonesia

Ketua PK PMII UIKA Bogor, Sahabat Rapli, menegaskan pentingnya memperkuat fondasi kaderisasi di tengah gempuran arus informasi modern. Menurutnya, mahasiswa hari ini dituntut tidak sekadar lihai menggunakan teknologi, tetapi juga wajib memegang teguh prinsip keislaman dan keindonesiaan.

“Di tengah derasnya arus digitalisasi, nilai pergerakan harus tetap menjadi kompas. Teknologi boleh berkembang dan zaman terus berubah, namun idealisme serta keberpihakan kita kepada masyarakat tidak boleh kehilangan arah,” ujar Rapli.

Tema yang diusung dalam Mapaba Raya 2026 menjadi pengingat penting bagi generasi muda. Di era transformasi digital, teknologi tidak boleh hanya dijadikan media konsumsi informasi pasif, melainkan harus dikonversi menjadi sarana pengembangan intelektual dan perluasan dampak sosial.

Baca Juga : Langkah Nyata Ditjen Imigrasi: Manfaatkan Teknologi Digital dan Tindak Belasan Ribu WNA Bermasalah

Melalui pelatihan intensif ini, PK PMII UIKA Bogor menargetkan lahirnya generasi kader yang, Adaptif terhadap kemajuan sains dan teknologi, Kritis & Analitis dalam merespons isu-isu sosial-politik, Berintegritas menjadikan nilai dasar pergerakan sebagai kompas moral.

Langkah konsisten ini mempertegas komitmen PMII UIKA Bogor dalam mencetak kepemimpinan masa depan—generasi yang unggul secara digital, matang secara ideologi, serta nyata dalam pengabdian kepada masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *