Rekam24.com, Bogor – Kehadiran “polisi oyen” di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor, menjadi perhatian masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran. Sosok kucing berwarna oranye itu bahkan disebut turut membantu menyampaikan informasi kondisi lalu lintas kepada masyarakat secara luas.
Kapolres Bogor, AKBP Whika Aredilestanto, mengatakan bahwa fenomena “polisi oyen” lebih dari sekadar viral di media sosial. Kehadirannya dinilai efektif dalam menarik perhatian publik terhadap informasi arus lalu lintas.
“Dengan adanya polisi oyen ini, dia membantu masyarakat untuk melihat arus lalu lintas seperti apa. Karena tidak semua masyarakat melihat atau membaca media sosial maupun media online,” ujarnya.
Baca Juga : 37 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak di Hari Kedua Lebaran
Menurutnya, melalui konten yang menarik dan viral, masyarakat bisa lebih mudah mengetahui kondisi jalur yang padat maupun alternatif yang dapat digunakan. Hal ini dinilai penting terutama bagi pemudik yang melintasi kawasan Puncak.
Selain itu, Polres Bogor juga menghadirkan inovasi lain berupa “motor senyum”. Sebanyak tiga unit motor tersebut disiagakan untuk membantu pemudik, khususnya dengan membagikan makanan dan minuman saat pengendara menunggu rekayasa lalu lintas seperti sistem one way.
“Kami juga memiliki personel motor senyum yang membagikan makanan dan minuman kepada pengendara saat menunggu pelaksanaan one way,” jelasnya.
Baca Juga : Remaja 16 Tahun Hanyut di Sungai Cileungsi Citeureup, Tim Damkar Lakukan Pencarian
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga akan menambah personel dari Polsek Cijeruk yang diperbantukan (BKO) di kawasan Gadog dalam beberapa hari ke depan. Mereka akan bertugas membantu pemantauan sekaligus memberikan laporan langsung kondisi lalu lintas.
Sebelumnya, “polisi oyen” sempat viral di berbagai platform media sosial karena kerap muncul dalam kegiatan pemantauan arus lalu lintas bersama petugas. Kehadirannya pun mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai menghibur sekaligus informatif.










