Rekam24.com, Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyatakan kesiapan pasang badan untuk menengahi konflik yang kian memanas antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Langkah diplomatik berani ini diambil menyusul serangan udara gabungan militer AS dan Israel yang menyasar sejumlah titik di wilayah Iran baru-baru ini.
Melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Indonesia mengirimkan pesan kuat kepada dunia untuk segera menghentikan eskalasi militer dan kembali ke meja perundingan.
“Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan memprioritaskan dialog serta diplomasi,” tulis Kemenlu melalui akun resmi di platform X.
Baca Juga : Wamendagri Angkat Bicara Soal Isu Penghapusan PPPK Paruh Waktu, Ini Katanya
Tidak sekadar mengimbau, Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen konkret untuk memulihkan stabilitas keamanan global. Jika mendapatkan lampu hijau dari kedua belah pihak yang bertikai, Presiden Prabowo dijadwalkan akan melakukan kunjungan langsung ke Teheran.
“Pemerintah Indonesia menyatakan kesediaannya untuk memfasilitasi dialog guna memulihkan kondisi keamanan yang kondusif. Jika disetujui oleh kedua belah pihak, Presiden Indonesia siap untuk melakukan perjalanan ke Teheran untuk melaksanakan mediasi,” pungkas pernyataan tersebut.
Langkah ini mempertegas posisi Indonesia sebagai negara non-blok yang aktif dalam menjaga perdamaian dunia, sekaligus menunjukkan peran kepemimpinan Prabowo Subianto di panggung geopolitik internasional.










