Rekam24.com, Bogor – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak pada rusaknya infrastruktur jalan.
Jalur sepeda motor di Jalan Saleh Danasasmita, yang menghubungkan wilayah Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, dilaporkan kembali mengalami keretakan serius dan penurunan kontur tanah.
Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya longsor susulan atau amblasnya badan jalan yang dapat membahayakan keselamatan pengendara.
Baca Juga : Retak Tergerus Hujan, Perkerasan Jalan Saleh Danasasmita Berupa Tanah Merah dan Makadam
Menanggapi situasi darurat tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, langsung menginstruksikan jajaran tim teknis untuk melakukan pengecekan mendalam di lokasi pada hari ini.
”Hari ini saya minta tim teknis mengecek sejauh mana kondisi retakan. Selama pengecekan jalur kita tutup dulu dan apabila masih aman akan kita perbaiki dan boleh dilalui kembali,” tegas Dedie Rachim dalam keterangannya dikutip Jumat (30/1/2026).
Penutupan jalur motor di kawasan Batutulis ini dilakukan untuk memberikan ruang bagi tim ahli dalam mengecek stabilitas tanah di bawah aspal yang terdampak guyuran hujan.
Baca Juga : Warga Bondongan Kota Bogor Meninggal Dunia Akibat Tertimpa Tebingan Ambrol
Penurunan kontur tanah yang terjadi menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah untuk menentukan apakah jalur tersebut memerlukan penguatan struktur (turap) atau cukup dengan perbaikan aspal biasa.
Ia menegaskan bahwa pembukaan kembali akses jalan sangat bergantung pada hasil kajian keamanan dari tim teknis di lapangan. Jika dinilai tidak membahayakan jiwa, proses perbaikan akan dilakukan secepatnya agar aktivitas warga Bogor Selatan tidak terganggu lebih lama.
Mengingat lokasi Jalan Saleh Danasasmita berada di area dengan topografi yang cukup dinamis, warga diimbau untuk selalu waspada saat melintas, terutama saat cuaca mendung atau hujan lebat. Untuk sementara, para pengendara motor diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari titik retakan tersebut.
Baca Juga : Hanyut Saat Bermain Air, Balita Asal Cibinong Ditemukan Meninggal di Depok
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui dinas terkait akan terus memantau titik-titik rawan bencana di seluruh kecamatan guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem terhadap aksesibilitas warga.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi dalam tinjauannya ke lokasi retakan, menuturkan bahwa perbaikan jalan tersebut akan segera dilakukan sekaligus akan diuji terkait struktur tanah yang mengalami keretakan.
“Kalau kami dari Pemerintah dalam rangka menjaga keselamatan masyarakat untuk sementara jalan ini akan ditutup dulu,” kata Denny Mulyadi usai tinjauan.
Ia menambahkan, bahwa proses perbaikan jalan tergantung hasil penilaian dan kajian dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Bandung, sehingga proses perbaikan jalan tersebut tergantung hasil penilaian dr balai tersebut.
“Semoga intensitas hujan juga landai dan bila hasil tes dari Balai Perkeretaapian dinyatakan aman, baru jalan kita buka,” ujar Denny Mulyadi.
Selain itu, Denny Mulyadi juga mengungkapkan bahwa percepatan pembangunan jalan trase baru yang bersumber dari APBD Jabar, saat ini sedang proses administrasi dan teknis oleh Pemprov Jabar. Diharapkan jalan tersebut dapat segera dibangun.










