Rekam24.com, Bogor – Polsek Bogor Selatan tengah mendalami kasus raibnya saldo tabungan milik seorang warga bernama Anggi Purnamasari sebesar Rp12 juta. Korban diduga menjadi korban modus tukar kartu ATM saat bertransaksi di minimarket kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), tepatnya di Jl. Mulyaharja, Kecamatan Bogor Tengah.
Humas Polresta Bogor Selatan, Iptu Imam Dwi mengonfirmasi bahwa korban telah mendatangi Mapolsek untuk memberikan keterangan detail terkait kronologi kejadian pada Selasa (7/4/26).
Peristiwa bermula pada Selasa (31/3/26), saat korban menyadari saldo M-Banking BCA miliknya berkurang secara drastis. Setelah dilakukan pengecekan mandiri bersama keluarga, korban baru menyadari bahwa fisik kartu ATM yang dipegangnya memiliki nomor seri yang berbeda dengan nomor rekening aslinya.
“Korban teringat sempat bertransaksi di ATM BCA Indomaret BNR sebelum melapor. Setelah memeriksa CCTV pihak minimarket pada jam kejadian, terlihat indikasi adanya aktivitas mencurigakan.” ujar Imam.
Baca Juga : Pria 39 Tahun Tewas Tertabrak Kereta di Bojonggede, Diduga Hendak Menyeberang
Sebelumnya, korban sempat mendatangi Polsek pada malam kejadian namun belum membawa dokumen pendukung seperti rekening koran. Pada Jumat (3/4/26), korban kembali datang untuk membuat Surat Tanda Lapor Kehilangan (STP) sebagai syarat akses rekaman CCTV dari manajemen Indomaret.
Setelah mendapatkan rekaman video tersebut pada Minggu (5/4/26), korban sempat membagikan video tersebut kepada rekan kerja dan saudaranya sebelum akhirnya viral di media sosial melalui akun @Bogordaily.
Imam menjelaskan bahwa pada hari ini, Selasa (7/4/26) pukul 14.30 WIB, korban didampingi orang tuanya telah memenuhi undangan penyidik untuk memberikan keterangan resmi di Unit Reskrim Polsek Bogor Selatan.
Baca Juga : Komplotan Curas Modus Investasi Bodong di Babakan Madang Dibekuk, 4 Tersangka Diamankan
“Saat ini Tim 3 Unit Reskrim sedang mendalami detail kronologis berdasarkan bukti rekaman CCTV yang ada untuk mengidentifikasi pelaku.” pungkas Imam.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat bertransaksi di mesin ATM dan segera melapor jika menemukan kejanggalan pada fisik kartu atau transaksi yang tidak dikenal.










