Sekda Kabupaten Bogor Bungkam Soal Data Kekerasan anak dan Anak Terlantar

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir.

Rekam24.com, Bogor – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Bogor mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Selain itu, jumlah anak terlantar dan balita terlantar juga tercatat meningkat.

Berdasarkan data tersebut, kasus kekerasan terhadap anak pada tahun 2024 tercatat sebanyak 13 kasus. Angka itu meningkat hampir dua kali lipat pada tahun 2025 menjadi 25 kasus.

Tidak hanya itu, jumlah anak balita terlantar juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 103 anak, sementara pada tahun 2025 meningkat menjadi 161 anak.

Baca Juga : Bogor Targetkan 100 Emas, 750 Atlet Siap Tempur di Porprov Jabar

Sementara itu, anak terlantar pada tahun 2024 tercatat sebanyak 197 anak. Jumlah tersebut kembali meningkat pada tahun 2025 menjadi 247 anak.

Menanggapi data tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jantika, enggan memberikan tanggapan saat dimintai komentar oleh awak media.

“Ga akan menjawab itu mah,” ujarnya singkat menggunakan bahasa Sunda.

Peningkatan angka kekerasan terhadap anak serta bertambahnya jumlah anak terlantar dan balita terlantar ini menjadi perhatian serius, mengingat Kabupaten Bogor merupakan wilayah dengan jumlah penduduk terbesar di Jawa Barat.

Data tersebut menandakan masih adanya tantangan dalam upaya perlindungan anak serta penanganan kesejahteraan sosial di daerah tersebut. Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat program perlindungan anak dan penanganan anak terlantar guna menekan angka tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *