Rekam24.com, Bogor – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Jalan Raya Puncak, tepatnya di wilayah Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 05.40 WIB.
Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) usai terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil pick up yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Korban diketahui berinisial M.I (23), warga Desa Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy warna Fashion Blue tanpa nomor polisi. Sementara kendaraan pick up yang terlibat kecelakaan langsung melarikan diri setelah insiden tersebut.
Baca Juga : Wajah Baru Ikon Pajajaran: Revitalisasi Prasasti Batutulis Resmi Diresmikan, Siap Jadi Pusat Budaya Modern
Plt Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah Puncak menuju Gadog.
“Pada saat itu cuaca cerah, kondisi jalan lurus dan mendatar, serta arus lalu lintas relatif lancar,” ujar Ipda Ares.
Setibanya di lokasi kejadian, korban berupaya mendahului kendaraan pick up yang melaju searah di depannya. Namun, saat proses menyalip tersebut terjadi benturan.
Baca Juga : Satu Orang Tewas Saat Kebakaran Warung Kelontong di Bekasi
“Stang kiri sepeda motor korban mengenai bagian depan kanan kendaraan pick up,” jelasnya.
Akibat benturan itu, korban terjatuh ke sisi kiri jalan. Nahas, pada saat bersamaan kepala korban terlindas ban depan kanan mobil pick up tersebut.
“Korban mengalami luka berat di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di TKP,” kata Ipda Ares Rahman.
Baca Juga : Sambut Tahun Baru 2026, Polresta Bogor Kota Siagakan 642 Personel dan Terapkan Penyekatan Tiga Ring
Dalam peristiwa ini, kepolisian mencatat satu korban meninggal dunia tanpa adanya korban luka lainnya. Sementara kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1,5 juta.
Hingga kini, Satlantas Polres Bogor masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan pick up yang terlibat dan kabur dari lokasi kejadian.
“Kami masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi serta mengumpulkan bukti di lapangan,” pungkasnya.










