Rekam24.com, Bogor – Seorang sopir ekspedisi berinisial DS (sebelumnya disebut Dasan) harus berurusan dengan hukum setelah sandiwara pembegalan yang ia buat terbongkar oleh jajaran Polsek Cileungsi. Pria tersebut nekat merekayasa laporan palsu demi menutupi aksi penggelapan ratusan karton susu kemasan yang ia bawa.
Kasus ini bermula saat DS melapor ke Unit Reskrim Polsek Cileungsi pada Senin (2/3/2026) siang. Kepada polisi, ia mengaku dicegat empat orang tak dikenal di wilayah Mekarsari sekitar pukul 03.00 WIB. Dalam skenarionya, DS mengaku dianiaya menggunakan gagang kunci roda hingga mengalami luka di bagian dahi saat sedang mengecek ban mobil. Ia juga mengklaim ratusan karton susu muatannya raib dirampas pelaku.
Namun, kepolisian tidak lantas percaya. Setelah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan intensif, penyidik menemukan banyak kejanggalan, terutama pada pola luka yang dialami pelapor.
Baca Juga : Satpol PP Kabupaten Bogor Tertibkan 33 Botol Miras Tanpa Izin Saat Patroli Ramadhan
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, mengonfirmasi bahwa kecurigaan petugas terbukti setelah interogasi mendalam dilakukan.
“Setelah kami lakukan pendalaman, yang bersangkutan akhirnya mengakui bahwa peristiwa pembegalan tersebut tidak benar. Itu hanya rekayasa untuk menutupi penggelapan barang,” ujar Kompol Edison.
Faktanya, DS telah memindahkan 285 karton susu full cream tersebut ke kendaraan lain untuk dijual secara ilegal. Ia bahkan sengaja melukai dirinya sendiri agar skenario pembegalannya terlihat meyakinkan di mata perusahaan dan polisi.
Baca Juga : Terkuak! Lindi Fitriyana Ternyata Sudah 7 Tahun ‘Ambil Hati’ Keluarga Virgoun
Akibat aksi nekatnya, perusahaan diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp50 juta. Saat ini, pelaku telah ditahan di Mapolsek Cileungsi dan terancam dijerat pasal berlapis terkait penggelapan dalam jabatan dan pemberian laporan palsu. Polisi masih terus melakukan pengembangan untuk melacak penadah barang curian tersebut.










