Sopir Truk Nekat Terobos One Way, Cekcok dengan Polisi Tak Terhindarkan

Adu mulut terjadi antara petugas kepolisian lalu lintas dan seorang sopir truk bermuatan berat yang nekat melintas di Gadog Puncakj

Rekam24.com, Bogor – Suasana penerapan rekayasa lalu lintas one way menuju kawasan Puncak di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor, sempat memanas. Adu mulut terjadi antara petugas kepolisian lalu lintas dan seorang sopir truk bermuatan berat yang nekat melintas di tengah pemberlakuan jalur satu arah.

Peristiwa tersebut terjadi saat petugas menghentikan sebuah truk bermuatan hebel dengan tonase cukup tinggi. Sopir truk sempat berdebat ketika kendaraannya diminta berhenti dan diputarbalikkan karena dinilai membahayakan arus lalu lintas. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya truk diarahkan keluar dari jalur utama.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan bahwa truk tersebut membawa muatan berat yang berpotensi menghambat arus kendaraan, khususnya saat jalur Puncak diberlakukan one way ke atas.

Baca Juga :Dedie Rachim Pastikan Natal di Kota Bogor Berlangsung Aman dan Kondusif

“Memang kendaraan itu membawa muatan hebel dengan tonase cukup berat. Saat one way ke atas, itu pasti akan menghambat dan membahayakan pengguna jalan lain,” ujar Iptu Ardian.

Ia menambahkan, cekcok terjadi ketika anggota kepolisian berupaya menghentikan laju truk. Namun, karena muatan berat, kendaraan mengalami kesulitan pengereman sehingga petugas harus bertindak tegas.

“Pada saat akan diberhentikan, karena tonasenya berat, kendaraan sulit mengerem. Anggota kami terpaksa memberhentikan dan memutarbalikkan kendaraan tersebut,” jelasnya.

Baca Juga : BRI Mabes TNI Cilangkap Meriahkan Air Force Run 2025

Menurut Iptu Ardian, secara dimensi kendaraan tersebut tidak termasuk overdimensi karena masih sesuai standar. Namun, muatan yang berlebihan serta kemampuan pengereman yang tidak optimal di tengah kepadatan lalu lintas menjadi alasan utama truk tersebut tidak diperbolehkan melintas.

“Bukan overdimensi, kendaraannya masih standar. Tapi muatannya banyak dan saat rekayasa one way itu sangat membahayakan pengguna jalan lain,” tegasnya.

Truk tersebut akhirnya diputarbalikkan dan diarahkan untuk menunggu di rest area hingga arus lalu lintas dinyatakan aman dan jalur kembali normal. Petugas juga mendapati sopir tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan saat pemeriksaan, sehingga diminta melengkapi administrasi terlebih dahulu.

Hingga siang hari, arus lalu lintas di Simpang Gadog terpantau ramai lancar dengan pengamanan ketat dari petugas kepolisian guna menjaga keselamatan dan kelancaran arus wisata di jalur Puncak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *