Warga Bojonggede Nikmati Bus Listrik Gratis, Perjalanan ke Sentul Jadi Lebih Mudah

Seorang warga Bojonggede, Tri (58), mengaku senang dengan kehadiran layanan bus listrik gratis yang mulai beroperasi di wilayahnya.

Rekam24.com, Bogor – Seorang warga Bojonggede, Tri (58), mengaku senang dengan kehadiran layanan bus listrik gratis yang mulai beroperasi di wilayahnya. Ia merasakan langsung kemudahan transportasi saat bepergian dari Pasar Bojonggede menuju Sentul.

Tri menceritakan, dirinya awalnya berangkat dari pasar untuk berbelanja sebelum akhirnya memutuskan menggunakan layanan bus listrik tersebut. Ia bahkan sempat menitipkan sepeda motornya demi mencoba transportasi baru itu.

“Saya naik dari Pasar Bojonggede tadi mau berangkat, terus saya belanja dulu. Pas balik lagi ternyata busnya masih ada, jadi saya titip motor dan ikut naik bus,” ujarnya.

Baca Juga : Pasca-Lebaran, Harga Plastik di Bogor Tembus Rp50 Ribu, UMKM Terancam Gulung Tikar

Menurutnya, layanan ini sangat membantu masyarakat karena tidak dipungut biaya alias gratis. Meski tetap melakukan tap kartu, hal itu hanya bersifat formalitas selama masa uji coba.

“Enggak bayar, gratis. Tadi saya juga nge-tap, tapi cuma formalitas saja,” katanya.

Tri mengaku memanfaatkan bus tersebut untuk pergi hingga ke kawasan Sentul, bahkan sempat singgah makan di Terminal Babakan Madang sebelum kembali pulang menggunakan bus yang sama.

“Saya ke Sentul, terus ke Terminal Babakan Madang. Sempat makan juga karena murah-murah. Pulangnya juga naik bus listrik lagi, kebetulan masih ada,” ungkapnya.

Baca Juga : Pemkot Bogor Tegaskan Relokasi PKL Lawang Seketeng: Dari Kaki Lima Jadi Pemilik Kios

Ia menilai kehadiran bus listrik ini memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan, terlebih karena masih gratis di tahap awal operasional.

“Senang, enak saja disediain buat jalan-jalan, apalagi gratis karena masih baru juga,” tuturnya.

Meski demikian, Tri berharap ada perbaikan dari sisi kelancaran perjalanan, terutama terkait kemacetan di sekitar Pasar Bojonggede.

“Kalau mobilnya sih enggak ada masalah, mungkin perjalanannya saja yang macet, terutama di Pasar Bojonggede,” pungkasnya.

Kehadiran bus listrik ini diharapkan menjadi solusi transportasi ramah lingkungan sekaligus alternatif bagi masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *