Siap-Siap! Trase Baru Batutulis Ditargetkan Resmi Dibuka 1 November

Akses Trase Baru Batutulis, Foto/Adi Wirman
Akses Trase Baru Batutulis, Foto/Adi Wirman

Rekam24.com, Bogor – Pengerjaan jalur baru dan kawasan Taman Batutulis kini memasuki tahap akhir. Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat mencatat progres fisik proyek tersebut telah menembus angka 84 persen, atau melesat 5 persen dibanding pekan sebelumnya.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus memaksimalkan sisa waktu agar jalur alternatif vital ini bisa sepenuhnya rampung pada akhir bulan dan resmi dibuka untuk publik per 1 November mendatang.

Bacaan Lainnya

Kepala UPTD Wilayah Pelayanan I DBMPR Jabar, Andi Nugroho, mengungkapkan bahwa faktor cuaca menjadi tantangan terbesar di lapangan. Tingginya curah hujan memaksa para pekerja di lapangan menerapkan strategi lembur hingga larut malam guna mengejar target.

Baca Juga : Sensasi Remontada Persib Bandung, Skenario Gila Lumat Port FC di Thailand!

“Kendala utama memang curah hujan yang cukup tinggi. Strategi kami, begitu cuaca cerah atau panas, jam kerja langsung ditambah bahkan sampai tengah malam untuk mengejar ketertinggalan,” ujar Andi saat meninjau lokasi proyek.

Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, optimistis sisa pengerjaan konstruksi dapat diselesaikan tepat waktu. Setelah fisik jalan rampung 100 persen dalam kurun tiga pekan ke depan, tahap berikutnya adalah kelayakan operasional.

“Masih ada waktu sekitar 21 hari untuk merampungkan sisa pekerjaan konstruksi. Setelah itu, kita lakukan uji coba lintas, penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), serta pemasangan rambu dan marka jalan. Harapannya, 1 November jalan ini sudah bisa dilintasi masyarakat secara resmi,” terang Dedie.

Baca Juga : Siswa SMA di Tanah Sareal Bogor Jadi Korban Jambret HP Hingga Terjatuh, Polisi Buru Pelaku

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, yang meninjau langsung bersama para pimpinan fraksi, menegaskan pentingnya percepatan proyek ini. Akses Batutulis dinilai sangat krusial untuk mengurai kemacetan sekaligus mendukung mobilitas berbagai ajang besar daerah, salah satunya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Selain ketepatan waktu, Adityawarman juga menyoroti aspek keamanan kawasan lereng. Penanaman pohon di sekitar trase baru terus dilakukan sebagai langkah mitigasi pencegahan bencana longsor di masa mendatang, sementara penataan estetika kawasan akan disempurnakan pada penganggaran tahap berikutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *