Siswa SMA di Tanah Sareal Bogor Jadi Korban Jambret HP Hingga Terjatuh, Polisi Buru Pelaku

Gambar Ilustrasi Seorang siswi SMA Negeri 2 Kota Bogor menjadi korban perampasan telepon seluler (handphone), Foto/Gemini AI
Gambar Ilustrasi Seorang siswi SMA Negeri 2 Kota Bogor menjadi korban perampasan telepon seluler (handphone), Foto/Gemini AI

Rekam24.com, Bogor – Aksi kejahatan jalanan kembali resahkan warga Kota Bogor. Seorang siswi SMA Negeri 2 Kota Bogor menjadi korban perampasan telepon seluler (handphone) di kawasan Jalan Keranji Ujung, Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal. Akibat insiden ini, korban sempat terjatuh dan mengalami luka-luka.

Peristiwa bernasib naas tersebut menimpa Naya Khoirunniasa (16) pada Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, korban tengah berjalan kaki menuju sekolahnya. Tiba-tiba di depan Sekolah Kreativa, sesosok orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor langsung memepet dan menarik paksa handphone dari genggaman korban.

Bacaan Lainnya

Daya tarik pelaku yang kuat membuat Naya kehilangan keseimbangan hingga tersungkur ke aspal. Korban menderita luka lecet di bagian kedua lutut kakinya. Usai mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Tanah Sareal, pihak keluarga dan korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Baca Juga : Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran aparat dari Polsek Tanah Sareal bersama Opsnal Satreskrim Polresta Bogor Kota segera bergerak cepat menuju lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam, membenarkan adanya insiden penyerangan dan perampasan barang berharga milik pelajar tersebut. Pihak kepolisian saat ini tengah memfokuskan penyelidikan guna mengidentifikasi serta mengejar pelaku.

“Benar, petugas gabungan dari Piket Pawas, Reskrim, dan Bhabinkamtibmas sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan TKP. Saat ini tim penyidik sedang mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian serta meminta keterangan dari saksi korban maupun saksi lainnya,” ujar Ipda Imam.

Baca Juga : Disperumkim Kota Bogor Pastikan Bebas Pohon Besar, Ini Strategi Cegah Longsor di Batutulis

Lebih lanjut, Ipda Imam menegaskan bahwa pengejaran terhadap pelaku kini menjadi prioritas penanganan bersama antara Polsek Tanah Sareal dan Satreskrim Polresta Bogor Kota.

“Untuk identitas dan keberadaan pelaku masih dalam proses penyelidikan intensif oleh Unit Reskrim Polsek Tanah Sareal yang dibackup penuh oleh Tim Opsnal Polresta Bogor Kota. Kami berkomitmen untuk segera mengungkap kasus ini,” tegasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua, untuk selalu waspada saat beraktivitas di jalan umum pada pagi hari serta tidak memancing perhatian pelaku kejahatan dengan menggunakan ponsel di tempat terbuka.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *