Rekam24.com, Bogor – Suasana tenang di kawasan pusat kuliner dan perdagangan Surya Kencana (Surken), Bogor Tengah,mendadak mencekam pada Minggu (25/10/2026) dini hari.
Amukan si jago merah melahap tiga unit rumah toko (ruko) hingga rata dengan tanah sekitar pukul 01.20 WIB.
Peristiwa naas tersebut sempat memicu kepanikan warga setempat dan para pemilik usaha di sekitarnya, mengingat kawasan Surken dikenal sebagai area padat bangunan.
Baca Juga : Tujuh Remaja Diduga Hendak Tawuran di Kemang Bogor, Polisi Sita Celurit dan Corbek
Berdasarkan keterangan dari Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Agung Prihanto, kobaran api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari salah satu ruko yang menjajakan mainan anak-anak serta sepeda.
Ketersediaan material yang didominasi bahan plastik mudah terbakar di dalam toko membuat si jago merah kian ganas dan menyebar tajam dalam hitungan menit.
“Asal api terdeteksi dari ruko penjual sepeda dan mainan anak. Banyaknya stok barang berbahan plastik membuat kobaran api cepat membesar hingga menjangkau dua ruko di sebelahnya,” ungkap Agung saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.
Baca Juga :Kebakaran Melanda Restoran The Besto di Cibinong, Api Merambat hingga Plafon
Mendapat laporan warga pada pukul 01.30 WIB, tim pemadam kebakaran langsung meluncur cepat ke tempat kejadian perkara (TKP). Guna mencegah perambatan api ke pemukiman dan ruko lain di sekelilingnya, penanganan dilakukan secara masif.
Tak kurang dari 15 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi—terdiri dari 9 unit milik Damkar Kota Bogor dan 6 unit bantuan dari Damkar Kabupaten Bogor.
Proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat kepulan asap pekat dan tumpukan material plastik yang terbakar hebat. Kendati demikian, petugas bekerja ekstra keras mengepung kobaran api.
Baca Juga : Mengintip Strategi Percasi Kota Bogor Bawa Pulang 2 Emas di Porprov Jabar 2026
“Dua bangunan ruko sudah berhasil kami jinakkan lebih awal. Fokus utama petugas tinggal melakukan pemadaman intensif pada satu ruko empat lantai yang berada di posisi tengah,” tambah Agung.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebakaran ini. Seluruh penghuni yang berada di area belakang kompleks ruko dilaporkan berhasil menyelematkan diri tepat waktu sebelum api membesar.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih fokus melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada lagi sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Mengenai total kerugian materiil serta penyebab pasti munculnya titik api, pihak kepolisian dan Damkar Kota Bogor masih melakukan proses penyelidikan lebih lanjut.





