Rekam24.com, Bogor – Kebakaran melanda restoran The Besto yang berada di kawasan Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Jumat (23/10/2026) dini hari.
Api yang awalnya muncul saat aktivitas memasak sambal berlangsung merambat melalui saluran pembuangan udara dapur hingga membesar di bagian plafon restoran.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor menerima laporan kejadian tersebut melalui Mako Damkar Cibinong pada pukul 03.05 WIB. Regu 1 Sektor Cibinong langsung diberangkatkan satu menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 03.10 WIB.
Baca Juga : Tunggakan PBB Terminal Baranangsiang Bogor Tembus Rp11,7 Miliar, Pemkot Pasang Papan Peringatan
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa berdasarkan kronologi awal, kebakaran bermula ketika seorang karyawan sedang memasak sambal menggunakan wajan. Saat api menyala, karyawan tersebut berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), tetapi alat tersebut tidak dapat digunakan.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, api bermula saat karyawan sedang memasak sambal. Upaya pemadaman awal menggunakan APAR tidak berhasil karena alat tersebut tidak dapat digunakan, sehingga api kemudian merambat melalui saluran pembuangan udara dapur dan membesar hingga bagian plafon,” ujar Yudi Santosa.
Setelah menyadari api semakin membesar, karyawan segera melaporkan kejadian tersebut ke Mako Damkar Cibinong. Petugas kemudian melakukan penanganan untuk mengendalikan api dan mencegah perambatan ke bangunan lainnya.
Baca Juga : Diduga Picu Gejala Usai Konsumsi MBG, Dapur SPPG Bogor Cisarua Leuwimalang Disuspend 20 Hari
Yudi mengatakan, petugas melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan metode cooling system atau pendinginan untuk mengantisipasi adanya titik panas yang berpotensi memicu penyalaan kembali.
“Petugas melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan kondisi area terdampak lebih aman. Penanganan dilakukan secara cepat agar api tidak meluas dan menjalar ke bangunan lainnya,” katanya.
Proses penanganan kebakaran selesai pada pukul 05.30 WIB. Selanjutnya, personel kembali ke Sektor Cibinong dan tiba pada pukul 05.40 WIB. Berdasarkan laporan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian masih belum diketahui.
Yudi Santosa mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha yang memiliki aktivitas memasak, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan alat pemadam api ringan tersedia, mudah dijangkau, dan berfungsi dengan baik.
“Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk rutin memeriksa kondisi peralatan memasak serta memastikan APAR siap digunakan setiap saat. Apabila terjadi kebakaran dan api mulai membesar, utamakan keselamatan, segera lakukan evakuasi, dan hubungi petugas pemadam kebakaran,” tegasnya.
Respons cepat petugas dalam penanganan kejadian tersebut berhasil membatasi perluasan api dan mencegah kebakaran menjalar ke bangunan lainnya.





