Rekam24.com, Bogor – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memastikan keandalan layanan bahan bakar gas (BBG) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) Bogor guna mendukung operasional lebih dari 300 unit angkutan kota (angkot) yang setiap hari melayani mobilitas masyarakat di Kota Bogor.
Upaya ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan energi yang aman, andal, dan ekonomis bagi sektor transportasi publik dengan langkah nyata peninjauan langsung ke lokasi.
SPBG Bogor telah beroperasi sejak tahun 2014 dan saat ini melayani sekitar 312 unit angkutan kota (angkot) setiap hari.
Baca Juga : Stadion Pakansari Jadi Lokasi Sholat Id 1447 H, Rudy Susmanto: Silakan Nikmati Ikon Bogor
Kehadiran SPBG tersebut menjadi bagian dari upaya pemanfaatan gas bumi sebagai alternatif bahan bakar yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi transportasi perkotaan.
SPBG Bogor merupakan fasilitas milik PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) yang berlokasi di kawasan Ciwaringin, Bogor Tengah.
Dengan kapasitas penyaluran sekitar 0,5 MMSCFD atau setara ±420.000 Liter Setara Premium (LSP), fasilitas ini menjadi salah satu infrastruktur penting dalam mendukung transportasi publik yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Kota Bogor dan sekitarnya.
Baca Juga : 1.418 Personel Gabungan Amankan Mudik Lebaran di Kota Bogor
Produk bahan bakar gas (BBG) yang tersedia di SPBG Bogor dikenal dengan nama GasKu dengan harga sekitar Rp4.500 per LSP.
GasKu menjadi pilihan energi yang lebih hemat dan ekonomis bagi para pengemudi angkutan kota dan taksi yang setiap hari melayani mobilitas masyarakat di Kota Bogor dan sekitarnya.
General Manager PGN Sales and Operation Region II (SOR II) Iwan Yuli Widyastanto, menyampaikan bahwa PGN SOR II terus menjaga kesediaan layanan gas bumi di seluruh sektor pelanggan, termasuk SPBG Bogor yang memiliki peran penting dalam mendukung sektor transportasi.
“PGN Area Bogor bersinergi dengan PGN Gagas untuk memenuhi kebutuhan BBG di Kota Bogor. Kami memastikan pasokan gas tetap terjaga sehingga layanan pengisian BBG dapat berjalan optimal, termasuk selama periode ramadan dan idul fitri,” ujar Iwan.
Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menyampaikan bahwa operasional SPBG Bogor menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendukung pemanfaatan energi gas bumi yang lebih efisien dan ramah lingkungan di sektor transportasi.
“Melalui kolaborasi PGN dan Gagas, kami berkomitmen penuh dalam mengoptimalkan operasional SPBG Bogor guna menyediakan energi yang lebih bersih dan efisien bagi sektor transportasi. Kami juga memastikan kualitas layanan yang optimal demi kenyamanan pelanggan,” ujar Santiaji.
PGN terus memperkuat integrasi dan sinergi dengan seluruh anak perusahaan demi memastikan keandalan infrastruktur serta keberlanjutan pasokan gas bumi bagi pelanggan tetap terjaga.
Melalui layanan yang optimal, pemanfaatan gas bumi diharapkan dapat terus mendukung mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih bersih di kawasan perkotaan.










