Rekam24.com, Bekasi – Kecelakaan hebat melibatkan dua rangkaian kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur (BKST) pada Senin (27/4/2026) malam.
KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Gambir – Surabaya Pasarturi dilaporkan terlibat kecelakaan head to head dengan rangkaian KRL Commuter Line sekitar pukul 20.55 WIB.
Benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada kedua rangkaian kereta.
Baca Juga : Macan Kemayoran Mengamuk di GBK: Persija Gilas Persis Solo 4-0, Asa Juara Masih Membara!
Berdasarkan laporan awal, terdapat sedikitnya 4 korban jiwa yang terdiri dari 2 kru kereta api dan 2 penumpang.
Selain itu, petugas evakuasi mencatat adanya korban luka yang masih terjepit di dalam gerbong, termasuk satu petugas On Station Cleaning (CSOT) dan tiga penumpang.
Kesaksian Pilu Penumpang
Suasana mencekam terekam dalam unggahan video salah satu penumpang KRL yang selamat.
Baca Juga : Diskanak Bogor Uji Kualitas Air Plaza Cibinong, Telusuri Indikasi Kematian Ikan
Dalam video yang beredar luas di media sosial, terdengar suara kepanikan luar biasa di area gerbong penumpang.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun… Kereta yang saya tumpangi ditabrak dari belakang. Gerbong wanita semuanya kena semua. Kejadiannya di Stasiun Bekasi Timur pada hari ini, 27 April pukul 21.00. Kereta yang saya tumpangi ditabrak kereta cepat,” ujar salah seorang penumpang dalam rekaman video tersebut dengan suara bergetar.
Hingga saat ini, proses evakuasi korban yang terjepit masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari PT KAI, Basarnas, dan petugas keamanan setempat. Akibat insiden ini, jalur kereta api lintas Bekasi belum dapat dilalui oleh rangkaian kereta apa pun.
Baca Juga : Polisi Dalami Video Viral Dugaan Pemalakan di Ciseeng, Satu Orang Diamankan
Pihak otoritas terkait sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Penumpang yang terdampak gangguan jadwal diimbau untuk mencari moda transportasi alternatif selama proses sterilisasi jalur berlangsung.










