Rekam24.com Edisi Piala dunia– Drama spektakuler tersaji di Dallas Stadium dalam lanjutan babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7/2026).
Timnas Spanyol sukses memastikan tiket ke perempat final setelah menundukkan Portugal dengan skor tipis 1-0. Gol heroik Mikel Merino di masa injury time menjadi pembeda yang sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Cristiano Ronaldo di pentas sepak bola terakbar sejagat.
Spanyol Mendominasi, Portugal Bertahan Habis-habisan
Pertandingan bertajuk “Derby Iberia” ini berjalan sesuai prediksi: panas dan penuh tensi. Spanyol tampil mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 56% dan statistik expected goals (xG) yang mencapai 1.77, jauh di atas Portugal yang hanya mencatatkan 0.56.
Pasukan La Furia Roja terus menggempur pertahanan Portugal sejak menit awal. Peluang demi peluang diciptakan oleh Dani Olmo dan Mikel Oyarzabal, namun ketangguhan kiper Diogo Costa membuat gawang Portugal tetap perawan hingga waktu normal berakhir.
Di sisi lain, Cristiano Ronaldo dkk. tampil disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat melalui Bruno Fernandes dan Joao Cancelo. Bahkan, Portugal hampir memecah kebuntuan di babak pertama melalui sepakan keras Nuno Mendes yang membentur mistar gawang Unai Simón.
Momen Heroik Mikel Merino
Puncak drama terjadi saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu. Masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Dani Olmo pada menit ke-85, Mikel Merino menjadi pahlawan tak terduga.
Pada menit 90+1, umpan terobosan brilian dari Ferran Torres membelah pertahanan Portugal. Merino, yang bergerak dengan cerdik, lolos dari kawalan pemain belakang dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dijangkau oleh Diogo Costa. Stadion Dallas pun bergemuruh menyambut gol dramatis tersebut.
Akhir Perjalanan Legenda: Cristiano Ronaldo
Kekalahan ini menjadi momen emosional bagi publik sepak bola dunia. Hasil 1-0 ini kemungkinan besar menjadi laga penutup Cristiano Ronaldo di Piala Dunia.
Ronaldo tercatat sebagai salah satu pemain langka yang tampil di enam edisi Piala Dunia secara berturut-turut (2006–2026). Statusnya sebagai satu-satunya pemain yang mencetak gol di enam edisi berbeda menjadikannya legenda yang tak terbantahkan.
Namun, ambisi CR7 untuk mempersembahkan gelar juara dunia bagi Portugal harus kandas di tangan kedewasaan taktis Spanyol.
Menuju Final: Ambisi La Furia Roja
Dengan kemenangan ini, Spanyol melaju ke perempat final dan akan menantang pemenang antara Amerika Serikat kontra Belgia.
Performa matang Lamine Yamal dan kawan-kawan kini menempatkan mereka sebagai kandidat kuat peraih trofi juara, mengulang memori manis kesuksesan Spanyol pada Piala Dunia 2010.
Akankah La Furia Roja mampu merengkuh gelar juara dunia kedua mereka tahun ini? Patut dinantikan kiprah mereka di babak selanjutnya.








