Atlético Madrid Hancurkan Getafe 5-0, Lolos ke Semifinal Copa del Rey

Gol pertama tercipta sebelum menit kedelapan. Tendangan silang mengambang dari bek kiri Javi Galán disambut Giuliano Simeone di tepi kotak enam yard


Rekam24.com, Bolla Sport -Atlético Madrid membantai sesama klub Madrid, Getafe, dengan skor telak 5-0 dan memastikan tiket ke semifinal Copa del Rey. Kemenangan nyaman ini memperkuat posisi Los Rojiblancos yang sedang dalam form bagus.

Gol pertama tercipta sebelum menit kedelapan. Tendangan silang mengambang dari bek kiri Javi Galán disambut Giuliano Simeone di tepi kotak enam yard. Header sang striker muda mengarah ke sudut jauh dan memaksa Getafe tertinggal. Belum genap 15 menit, skor menjadi 2-0. Julián Álvarez membawa bola di sisi kiri lalu mengganti arah permainan ke Rodrigo De Paul. Umpan satu sentuhan De Paul menemukan rekan senegaranya, Simeone, yang dengan tenang menempatkan bola ke sudut bawah melewati kiper Jiří Letáček.

Getafe hampir kebobolan ketiga kali di tengah babak pertama, namun Letáček berhasil menepis bola dengan aksi akrobatik. Kesempatan bagus lainnya terbuang ketika Álvarez merebut bola di tengah lapangan, bermain satu-dua dengan Antoine Griezmann, lalu melepaskan tembakan dari jarak dekat yang masih bisa ditepis atau meleset. Gol ketiga akhirnya datang menjelang istirahat.

Álvarez memberi umpan terobosan ke Samuel Lino. Pemain Brasil itu memotong ke kaki kanan, meninggalkan bek kanan Juan Iglesias di belakang, lalu menggulung bola rendah ke sudut jauh.
Babak pertama jelas dikuasai tuan rumah. Getafe beruntung hanya kalah tiga gol. Pertanyaan yang tersisa bukan lagi siapa yang menang, melainkan berapa besar selisihnya.

Babak Kedua Tenang, Atlético Tetap Menambah Gol

José Bordalás langsung melakukan tiga pergantian pemain usai istirahat dengan memasukkan Borja Mayoral, Carles Pérez, dan Juanmi. Perubahan itu belum sempat berdampak. Giuliano Simeone sempat terlihat mencetak hat-trick di tiang jauh, namun VAR membatalkan gol karena offside dalam proses pembangunannya.

Diego Simeone kemudian menarik putranya, Álvarez, dan Galán pada menit ke-60. Masuk Conor Gallagher, Ángel Correa, dan César Azpilicueta. Gallagher langsung menerima kartu kuning, sementara Griezmann digantikan Alexander Sørloth. Getafe juga menyelesaikan pergantian pemain terakhir mereka.

Gol keempat akhirnya tercipta. Correa menemukan ruang di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras ke sudut kanan bawah. Atlético masih sempat melakukan pergantian terakhir dengan Rodrigo Riquelme menggantikan De Paul. Tak lama kemudian skor menjadi 5-0. Correa dan Sørloth saling bertukar umpan satu-dua sebelum striker asal Norwegia itu menembak dan mengalahkan Letáček di tiang dekat.

Wasit meniup peluit panjang tepat di menit ke-90, mengakhiri penderitaan Getafe dan memberikan kemenangan nyaman bagi Atlético Madrid.
Giuliano Simeone yang mencetak dua gol dari dua tembakan on target praktis menutup pertandingan sebelum diganti. Sang ayah, Diego Simeone, tampak lebih rileks. Ia memilih mengenakan tracksuit alih-alih setelan hitam khasnya, mencerminkan suasana hati yang baik atas performa putranya dan tim secara keseluruhan.

Dengan hasil ini, Atlético semakin mendekati Real Madrid di klasemen liga (hanya tertinggal satu poin setelah akhir pekan lalu) sekaligus mencatatkan penampilan semifinal Copa del Rey beruntun untuk pertama kalinya sejak juara pada 2013. Bagi Getafe, kekalahan ini menjadi kekalahan pertama mereka di tahun 2025 dan mengakhiri rekor tak terkalahkan tujuh pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *