Helaran HJB Ke-544 Sukses Digelar di Alun-Alun Kabupaten Bogor

Kesuksesan festival budaya Helaran dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 bertajuk "Mapag Pajajaran Anyar" menuai apresiasi tinggi

Rekam24.com, Bogor – Kesuksesan festival budaya Helaran dalam rangka Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 bertajuk “Mapag Pajajaran Anyar” menuai apresiasi tinggi. Acara yang berpusat di Alun-Alun Kabupaten Bogor ini dinilai sukses menyedot perhatian dan menghibur masyarakat.

Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi, menyatakan bahwa esensi dari kegiatan ini bukan sekadar agenda internal Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Lebih dari itu, Helaran merupakan wujud nyata kolaborasi hingga tingkat kecamatan dan desa dalam mengangkat seni, budaya, serta sejarah lokal.

“Kegiatan Helaran ini kita lihat bukan hanya di internal SKPD, tapi kecamatan pun juga berkolaborasi. Mulai dari mengangkat seni budayanya hingga sejarahnya, dan ini cukup luar biasa,” ujar Ade, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga : Kericuhan Suporter Sempat Mewarnai Laga Persikabo vs PSB di Stadion Persikabo

Ade juga memuji kekompakan unsur Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) serta aparat desa yang tampil maksimal, didukung oleh kondisi cuaca lapangan yang sangat kondusif. Berangkat dari kesuksesan tahun ini, ia menargetkan perhelatan HJB pada tahun 2027 mendatang dapat dikonsepkan secara lebih maksimal dan meriah di bawah arahan langsung Bupati Bogor.

Saat disinggung mengenai potensi Helaran untuk didorong menjadi agenda pariwisata berskala nasional maupun internasional, Ade menegaskan bahwa secara kualitas materi, festival ini sejatinya sudah berada di level nasional.

Masyarakat Kabupaten Bogor saat ini dikenal sangat heterogen. Ragam kebudayaan dan potensi dari 40 lebih kecamatan yang ditampilkan selama pawai, dinilai mampu merepresentasikan kekayaan budaya nusantara.

Baca Juga : Kericuhan Suporter Sempat Mewarnai Laga Persikabo vs PSB di Stadion Persikabo

“Kalau melihat dari kegiatan, ini sudah tingkat nasional. Karena hampir semua yang ditampilkan membawa keunikan dari berbagai wilayah. Hari Jadi Bogor adalah milik kita bersama, momen tepat untuk bersatu memperlihatkan keanekaragaman potensi Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Meski berjalan sukses, Ade memberikan catatan evaluasi yang menarik untuk penyelenggaraan ke depan. Menurutnya, keterlibatan mitra strategis seperti kalangan jurnalis perlu diberikan ruang khusus dalam iring-iringan pawai.

“Yang memang masih kurang, harusnya tadi ada perwakilan para wartawan ikut dalam iring-iringan sebagai mitra strategis,” pungkasnya. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *