rekam24.com, Depok – Kota Bogor berhasil memenangi duel bertajuk Derby Bogor Raya melawan Kabupaten Bogor pada cabang olahraga (cabor) hockey putra nomor indoor Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov Jabar) XV 2026.
Pertandingan hockey Porprov Jabar 2026 yang berlangsung di Eden Sport Centre, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Senin (2/11), berjalan sengit sejak kuarter pertama. Tim kota dan Kabupaten Bogor saling melancarkan serangan untuk memperebutkan keunggulan.
Namun, tim hockey Kota Bogor mampu menunjukkan permainan lebih efektif pada dua kuarter terakhir. Hasilnya, tiga gol berhasil disarangkan ke gawang Kabupaten Bogor hingga memastikan kemenangan dalam duel sesama daerah tersebut.
Baca juga: Dedie Rachim Ajak Warga Kota Bogor Sukseskan Porprov Jabar 2026
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Kota Bogor untuk menjaga peluang meraih medali emas.
Terlebih, pertandingan hockey menggunakan sistem setengah kompetisi, sehingga tim dengan jumlah kemenangan terbanyak memiliki peluang besar menjadi juara.
Pelatih Hockey Kota Bogor, Fitri Ayu Hendriyani, menilai peluang anak asuhnya untuk meraih medali emas masih terbuka lebar. Apalagi, penerapan regulasi baru yang membatasi usia pemain maksimal 19 tahun (U-19) membuat persaingan antartim semakin menarik.
Meski berhasil mengamankan kemenangan atas Kabupaten Bogor, Fitri menyebut masih ada sejumlah hal yang perlu dievaluasi. Pasalnya, perjalanan timnya masih cukup panjang dengan menyisakan lima pertandingan.
Baca juga: Libas Cimahi 74-33, Basket Putra Kota Bogor Awali Porprov Jabar 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
“Setiap lawan memiliki karakter permainan yang berbeda. Hal itu membuat kami harus selalu fokus dalam menerapkan strategi di lapangan,” ujarnya, Senin (2/11).
Fitri juga menyambut positif penerapan regulasi U-19 dalam cabor hockey Porprov Jabar tahun ini. Menurutnya, aturan tersebut memberikan kesempatan bagi para atlet muda untuk menunjukkan kemampuan dan bersaing di level provinsi.
Ia menjelaskan, skuad Kota Bogor mayoritas diperkuat pemain yang masih duduk di bangku sekolah. Usia termuda dalam timnya 15 tahun, sedangkan pemain tertua berusia 18 tahun.
Sementara itu, sejumlah tim lawan memiliki pemain berusia maksimal 19 tahun yang mayoritas sudah mengenyam pendidikan perguruan tinggi.
Baca juga: Porprov Jabar 2026: Kota Bogor Matangkan Venue & Sisa Defisit Anggaran
“Mereka juga tinggi dan lebih besar dari kami. Namun hal itu bisa ditutupi dengan memperkuat fisik agar berani saat berduel di lapangan,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Pengurus Cabang Federasi Hockey Indonesia (Pengcab FHI) Kota Bogor, Dedeh Rohayati, mengaku bangga dengan perjuangan tim putra yang mampu melewati pertandingan derby dengan hasil positif.
Menurutnya, kekuatan antartim relatif berimbang. Terlebih, regulasi U-19 membuat setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing memperebutkan medali emas.
“Kualitas mereka berimbang. Apalagi dengan regulasi tim U-19, membuat setiap tim memiliki peluang yang sama untuk meraih medali emas,” ujarnya.
Baca juga: Target Mutlak! IKASI Kota Bogor Bidik 7 Emas di Porprov Jabar 2026
Dedeh menambahkan, konsistensi latihan, kedisiplinan, serta fokus saat bertanding menjadi faktor penting untuk menjaga peluang meraih prestasi.
Ia berharap para pemain mampu mengeluarkan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan yang tersisa.
Pada Porprov Jawa Barat 2022, Kota Bogor berhasil membawa pulang medali emas dari nomor hockey five putra outdoor. Tahun ini, Dedeh berharap keberhasilan tersebut bisa kembali terulang melalui nomor indoor.
“Pada Porprov Jabar 2022 kami meraih medali emas di nomor Hockey Five putra outdoor. Nomor indoor mudah-mudahan rezekinya kami pada tahun ini,” tukasnya.







