Pasar Jambu Dua Jadi Sentra Kuliner Baru Kota Bogor

Pasar Jambu Dua kini tampil dengan wajah baru yang lebih bersih dan modern, sekaligus menjadi ikon kuliner baru di Kota Bogor.

Rekam24.com, Bogor – Pasar Jambu Dua kini tampil dengan wajah baru yang lebih bersih dan modern, sekaligus menjadi ikon kuliner baru di Kota Bogor. Dalam peninjauan langsung di lokasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melihat perkembangan positif terkait antusiasme para pelaku UMKM kuliner yang mengisi lapak di sana.

Dari total sekitar 600 kios yang tersedia, saat ini sudah ada 400 kios yang terisi penuh oleh pedagang kuliner. Bahkan, permintaan (demand) dari para pelaku usaha melonjak hingga mencapai 800 peminat. Akibatnya, sebanyak 211 pedagang lainnya saat ini harus masuk ke dalam daftar tunggu (waiting list).

“Ini alhamdulillah perkembangan yang positif. Pelaku usaha kuliner di level UMKM ternyata sangat antusias. Malah dari laporan yang kita terima, demand-nya lebih banyak dibanding supply-nya,” ujar Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Senin (29/6/2026).

Baca Juga : Cuma Sejuta! Pasar Jambu Dua Bogor Disulap Jadi Hub Kuliner Terbesar

Dedie berpesan kepada PT BAM dan Perumda Pasar Pakuan Jaya agar penyesuaian harga sewa kios ke depannya dilakukan secara bertahap. Hal ini penting demi menjaga stabilitas omzet pedagang. Bagi Dedie, prioritas utama saat ini adalah memastikan aktivitas perdagangan stabil dan menarik kerumunan pengunjung terlebih dahulu. Langkah ini diharapkan dapat mempertegas komitmen Kota Bogor untuk bertransformasi menjadi Kota Gastronomi.

Sebagai bentuk dukungan nyata sebelum peresmian resmi (grand opening), Dedie mengimbau jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ikut meramaikan dan berbelanja di Pasar Jambu Dua.

Setiap ASN diharapkan membawa anggaran sekitar Rp200.000 untuk memborong berbagai kebutuhan pokok, mulai dari sayur, buah, telur, ikan, hingga menjajal langsung aneka kuliner yang dijajakan. Upaya ini sekaligus menjadi ajang promosi internal agar pasar bersih ini semakin dikenal luas.

Baca Juga : BRI BO Jakarta Gatot Subroto Berikan Promo Spesial KPR dan BRIguna di Friday Market DJP

Pasar Jambu Dua tidak hanya fokus pada sektor kuliner matang, tetapi juga tetap mempertahankan fungsi pasar basahnya. Saat ini, area pasar basah masih memiliki kapasitas kosong untuk menampung sekitar 300 pedagang lagi.

Dedie mengimbau para Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Pasar Bogor yang belum pindah untuk segera mengambil kesempatan relokasi ini. Fasilitas lapak yang disediakan bahkan diberikan secara gratis di awal agar para pedagang dapat berjualan dengan lebih layak dan legal, tidak lagi menggunakan trotoar jalan.

Untuk menarik minat generasi muda dan keluarga, Pasar Jambu Dua kini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung (gimmick) menarik. Mulai dari area belanja pakaian (fashion), toko emas, bursa batu akik, hingga fasilitas photo booth kekinian dengan harga terjangkau (Rp40.000 untuk dua lembar foto).

Dengan konsep pasar bersih yang memadukan tempat belanja kebutuhan pokok dan pusat kuliner, Pasar Jambu Dua diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang baru di Kota Bogor. (Maya Melina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *