Rekam24.com, Bogor – Gesit 119 Kota Bogor gerak cepat bantu pengendara motor saat menerima laporan dari BPBD Kota Bogor.
Sistem pelaporan dan penanganan gawat darurat ini pun bergerak cepat.
Peristiwa itu terjadi ketika BPBD Kota Bogor kembali menuju pos setelah menangani bencana atap tertiup angin di Paledang, Minggu (30/11/2025).
Baca Juga : Aktor Senior Gary Iskak Meninggal Dunia Usai Diduga Alami Kecelakaan Motor
Saat diperjalanan petugas melihat ada yang berkerumun di Jalan Solis kemudian melambatkan mobil dan kemudian diberhentikan warga.
Melihat ada peristiwa pengendara motor yang terpeleset, petugas BPBD gerak cepat memanggil Gesit.
Tak lama Gesit datang bantu warga.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Bogor Dimas Tiko menuturkan peristiwa itu bermula ketika tim selesai menangani bencana.
Baca Juga : APBD Turun Rp700 Miliar, Bupati Bogor Prioritaskan Program Masyarakat dan Siapkan Dana Bencana
Saat akan kembali ke kantor di wilayah Kayu Manis, petugas melihat ada warga berkerumun.
“Melihat itu, anggota melambatkan laju kendaraanya, kemudian warga di sekitar memberhentikan tim, langsung melakukan langkah menghubungi Gesit 119 Kota Bogor tak lama datang ambulance,” ujarnya.
Awalnya lanjut Dimas, warga sempat berkerumun di area lokasi kejadian. Namun setelah adanya petugas warga pun membubarkan diri sehingga pengendara motor yang mengalami kecelakaan tunggal karena terpeleset bisa ditangani dengan cepat oleh Gesit 119.
Baca Juga : BRI KC Depok Gelar Santunan Anak Yatim
“Jadi disana itu pengendara motor jatuh terpeleset. Petugas yang sedang melintas datang membantu dan kemudian memanggil Gesit datang dan langsung di cek. Ada luka di pipi, hidung lidang pelipis, kondisi korban sadar dan tidak ada luka berat. Sempat ditawarkan untuk dirawat atau ke klinik namun pengendara tidak mau dan kemudian datang temannya langsung dibantu untuk diantar pulang,” ujarnya.
Setelah itu tim pun kembali ke kantor untuk tetap siaga dalam piket menjalankan tugas.










