Kebakaran Gudang Busa Jok Mobil di Cileungsi, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran melanda gudang penyimpanan busa jok mobil milik sebuah perusahaan di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor,

Rekam24.com, Bogor – Kebakaran melanda gudang penyimpanan busa jok mobil milik sebuah perusahaan di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Rabu (22/4/2026) dini hari. Peristiwa ini diduga dipicu oleh korsleting listrik dari sebuah dispenser di area gudang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar tak lama setelah kejadian. “Laporan kami terima pukul 01.38 WIB, dan dua menit kemudian tim langsung diberangkatkan ke lokasi,” ujarnya.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 WIB di gudang milik PT Indo Product Engineering yang berlokasi di Kampung Lebak Kongsi, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi. Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang melihat percikan api dari dispenser akibat arus pendek listrik.

Baca Juga : Dua Remaja Diduga Jadi Korban Penyiraman Air Keras di Parungpanjang

“Security sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan air bersama warga sekitar, namun api cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar,” jelas Yudi.

Petugas Damkar Sektor Cileungsi tiba di lokasi pukul 01.44 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pendinginan. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 02.35 WIB.

“Personel kami segera menggunakan alat pelindung diri dan melakukan strategi pemadaman agar api tidak merambat lebih luas,” tambahnya.

Baca Juga : Volume Sampah Jalan Pedati Turun Drastis, Pemkot Bogor Wacanakan Bangun Pasar di Perbatasan

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, gudang yang berisi bahan busa jok mobil mengalami kerusakan akibat terbakar.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dalam penanganan ini, yakni Merapi 48 dan Merapi 23, dengan dukungan delapan personel dari Regu 3 Damkar Cileungsi.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat instalasi listrik yang tidak aman, terutama di area yang menyimpan bahan mudah terbakar.

“Pastikan instalasi listrik sesuai standar dan lakukan pengecekan rutin untuk mencegah kejadian serupa,” tutup Yudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *