Rekam24.com, Bogor – Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut video viral yang memperlihatkan aksi perundungan (bullying) dan penganiayaan yang melibatkan sejumlah anak sekolah di Kota Bogor. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Menindaklanjuti video yang beredar, Kanit Reskrim bersama anggota Reskrim Polsek Bogor Timur berkolaborasi dengan Kanit PPA Satreskrim Polresta Bogor Kota langsung melakukan penelusuran intensif pada Kamis (4/6/2026) pagi.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi Saputro, mengatakan dari hasil penelusuran digital dan lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi tujuh pelajar yang berada dalam video tersebut.
Baca Juga : Kebakaran Pasar Tohaga Parung Hanguskan Tiga Kios, Kerugian Ditaksir Capai Rp250 Juta
“Mereka terdiri atas (R) siswa kelas 11 TKR SMK Bina Warga yang merupakan korban. (MA), siswa kelas 11 Mesin SMK Bina Warga yang pindahan dari SMKN 2 Kota Bogor sejak September 2025. (MFS), siswa kelas 10 TSM SMK Bina Warga. (RMZW), siswa kelas 11 jurusan Listrik SMK Bina Warga. (HH), siswa kelas 11 jurusan Mesin SMK Bina Warga, serta (FIP) dan (MQB), yang keduanya merupakan siswa kelas 10 Otomotif SMK PGRI 2.” Ujar Imam.
Pihak kepolisian langsung melakukan koordinasi maraton dengan jajaran pihak sekolah, mulai dari SMKN 2 Kota Bogor, SMK Bina Warga, hingga SMK PGRI 2 untuk memvalidasi data para siswa.
Meskipun para siswa sempat dilaporkan tidak masuk sekolah pada pagi hari, pihak manajemen sekolah bersikap kooperatif dan berkomitmen penuh membantu penegakan hukum.
Baca Juga : Banmus DPRD Kota Bekasi Tetapkan Agenda Kerja Juni 2026, Fokus Bahas LHP BPK dan LP2 APBD
Pada pukul 12.30 WIB, Kepala Sekolah SMK Bina Warga, Ibu Iis, mengonfirmasi bahwa tiga siswanya, yakni (M.A), (M.F), dan (R.M.Z), telah berada di sekolah dengan didampingi orang tua masing-masing dan selanjutnya diarahkan ke Polresta Bogor Kota.
Kemudian, pada pukul 13.30 WIB, guru dari SMK PGRI 2 melaporkan bahwa dua siswanya yang teridentifikasi dalam video, yaitu (FI) dan (MQ), juga telah tiba di Polresta Bogor Kota untuk memberikan keterangan.
Hingga Kamis sore, perkembangan penanganan kasus bullying ini menunjukkan bahwa lima pelajar yang diduga terlibat aksi perundungan telah berada di Unit PPA Sat Reskrim Polresta Bogor Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, satu pelajar lainnya berinisial (HH) dilaporkan sedang dalam perjalanan menuju markas kepolisian untuk memenuhi proses pemeriksaan. Di sisi lain, korban, (R), saat ini sedang dijemput langsung oleh Kepala Sekolah SMK Bina Warga di kediamannya guna mendapatkan pendampingan dalam proses pemulihan sekaligus memberikan keterangan kepada pihak berwenang.
Kasus ini kini ditangani sepenuhnya oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Bogor Kota guna penyelidikan mendalam mengenai motif dan peran masing-masing siswa dalam video kekerasan tersebut. (Maya Melina)









